Olahraga

Valentino Rossi Bilang Fabio Quartararo Itu Menyebalkan. Kenapa Ya? – GridOto.com



GridOto.com –Valentino Rossisering dikalahkan oleh pendatang baru (rookie)Fabio Quartararo, ia pun menyebut pembalap Prancis itu menyebalkan.

- Advertisement -

Sebagairookie, setelah 14 seriMotoGP 2019berlalu,Fabio Quartararosudah mencetak pole space tiga kali dan empat kali naik podium.

Padahal ia berada di tim satelit Yamaha yang spek motornya setahun lebih tua dari motor tim pabrikan yang dipakaiValentino Rossi.

Valentino Rossiyang belum sekalipun naik podium, merasa performa pembalap Prancis berusia 20 tahun ini “menyebalkan”.

- Advertisement -

(Baca Juga:Marc Marquez Anggap Fabio Quartararo Ancaman di MotoGP 2020)

Baca Juga:  Cristiano Ronaldo Bakal Dipakai Nama Stadion Sporting CP - Bola.net

“Ini mimpi buruk balapan bersamanya,” kata Valentino Rossi, dilansir GridOto.com dari speedweek.com.

“Tampaknya semua pembalap Yamaha dalam kondisi yang baik sekarang – harusnya kita juga, karena kita memiliki Quartararo, yang menjengkelkan,” ujar Rossi dengan nada bercanda dalam wawancara dengan Sky Sport.

“Setiap kali dia berada di crawl, dia setengah detik lebih cepat daripada orang lain,” ungkap pembalap tim Monster Energy Yamaha ini.

Baca Juga:  Darije Kalezic Enggan Mengomentari Rumor Kedatangan Amido Balde - Bola.com

“Dan jika Anda berada di motor yang sama, maka Anda harus mencoba untuk memberikan yang maksimal, agar tidak terlalu jauh,” sebutnya.

(Baca Juga:Set Ke-8 MotoGP Aragon, Valentino Rossi: Akselerasi Motor Yamaha Tidak Buruk Lagi)

“Di satu sisi itu sungguh memalukan, karena kita semua akan lebih suka, jika dia tidak ada di sana,” tutur juara dunia sembilan kali itu dengan tertawa.

“Tapi di sisi lain, itu bagus karena itu membuat kita semua mengendarai lebih cepat,” bilang The Doctor.

Baca Juga:  Banyak Yang Gak Ngeh, Valentino Rossi Emang Finis 4 di MotoGP San Marino 2019, Ini Fakta Menariknya - Semua Halaman - Motor Plus

“Dia memiliki bakat luar biasa,” pujiValentino Rossikepada Fabio Quartataro.

“Saya berharap dia cepat – tetapi tidak secepat itu. Tidak ada yang mengharapkan itu. Apa yang dia lakukan, bahkan saat-saat di sesi pelatihan, benar-benar sulit dipercaya,” ulasnya.

“Dia mengendarai motor dan tidak memikirkan apa-apa, dia juga tidak punya pengalaman negatif,” pungkas pembalap berusia 40 tahun ini.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close