Berita Terkini

Topan Hagibis Mendekat, Langit Jepang Tiba-tiba Berwarna Ungu – SINDOnews.com

loading…

TOKYO– Langit di wilayah Jepang tiba-tiba berubah warna menjadi ungu pada Sabtu (12/10/2019) ketika Topan Hagibis yang mematikan mendekati negara tersebut. Topan itu diprediksi menghantam kawasan pantai Pasifik Jepang, termasuk Greater Tokyo Home, pada Sabtu malam.

Perubahan warna langit telah menyebabkan ketakutan publik. Sejumlah foto yang bagikan penduduk setempat di media sosial menunjukkan kondisi langit gelap dengan warna ungu dan merah muda.

Baca Juga:  Typhoon Hagibis, Kesaksian WNI di Jepang soal Langit Berwarna Pink... - Kompas.com - KOMPAS.com

Otoritas Tokyo mengumumkan station siaga tertinggi di 7 prefektur karena hujan lebat akan turun. Otoritas juga memerintahkan lebih dari 50.000 orang untuk mengungsi. Pemerintah Jepang juga mendesak 4,2 juta penduduk lainnya mencari perlindungan.

Topan Hagibis diperkirakan akan membawa embusan angin hingga 140 mph (225 km/jam).

Topan Hagibis juga menyebabkan pembatalan Components One Ample Prix dan pertandingan grup Piala Dunia Rugby.

Perusahaan-perusahaan Jepang telah membatalkan 1.929 penerbangan internasional dan domestik menjelang kedatangan topan dahsyat Hagibis. Menurut laporanNHK, Japan Airways Corporation (JAL), All Nippon Airways (ANA) dan Peach Aviation telah membatalkan 262 penerbangan internasional.

Baca Juga:  Berkat Topan Hagibis, Ricciardo Dapat Ide untuk Bikin F1 Lebih Efektif - detikSport

Sementara itu, 13 maskapai penerbangan, termasuk JAL dan ANA, telah membatalkan 1.667 penerbangan domestik.(Baca:Topan Hagibis Mendekat, Jepang Batalkan 1.929 Penerbangan)

Ahli meteorologi setempat telah membandingkan Topan Hagibis dengan Topan Ida yang terkenal kuat. Sekadar diketahui, Topan Ida pernah menewaskan 1.269 orang dan menghancurkan Jepang pada tahun 1958.

Pada hari Jumat, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyerukan otoritas terkait pemerintah untuk memastikan keamanan bagi penduduk menjelang kedatangan Topan Hagibis.

Baca Juga:  NASA Melacak Asteroid SF6 2006, Melewati Bumi 20 November - Tempo.co

“Sangat perlu untuk menyebarkan informasi terbaru dan jelas; mengambil langkah-langkah pencegahan bersama dengan pemerintah daerah; membuat segala sesuatu mungkin untuk memastikan keselamatan dan ketenangan publik,” kata Abe, seperti dikutipNHK.

(mas)

Sumber

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker