Kesehatan

Tidak Suka Minum Air Putih? Hal Ini Bisa Terjadi di Tubuh Jika Kita Tidak Minum Air Putih – Nova


Bobo.identity –Teman-teman pasti sudah sering mendengar bahwa kita harus minum air putih dengan jumlah yang cukup setiap hari.

Ini karena di tubuh, air memiliki peran penting sebagai alat transportasi nutrisi yang diperlukan organ di seluruh bagian tubuh, teman-teman. Dengan begitu, organ tubuh bisa bekerja dengan baik.

Kalau kurang minum air putih, kita bukan hanya akan kehausan, lo, tapi ada beberapa hal yang bisa terjadi kalau kita tidak minum air.

Air dalam Tubuh Manusia

Tubuh manusia rata-rata memiliki kandungan air sebesar 55 – 60 persen, teman-teman.

Jumlah ini tergantung pada lokasi tempat tinggal, berat badan most attention-grabbing, usia, dan jenis kelamin masing-masing orang.

Saat lahir, adik bayi bahkan memiliki 75 persen air di tubuhnya, lo.

Di tubuh, air punya pekerjaan menjadi bantalan dan melumasi sendi, mengatur suhu tubuh, serta memberi nutrisi otak dan saraf tulang belakang.

Pada orang dewasa, 75 persen bagian otak dan jantungnya juga berisi air, teman-teman.

Paru-paru orang dewasa bahkan punya lebih banyak kandungan air, yaitu 83 persen.

Baca Juga:  Dukung Agnez Mo, Anji: Mengaku Tidak Memiliki Darah Indonesia, Bukan Berarti Tidak Cinta Indonesia - Kompas.com - KOMPAS.com

Bahkan, tulang manusia yang terlihat keras juga mengandung 31 persen air, lo.

Baca Juga:Suka Minuman Rasa Taro? Di Hawaii, Ada Makanan Khas dari Tumbuhan Taro!

Mengapa Kita Perlu Minum Air Putih?

Kalau dilihat-lihat, di tubuh kita ada banyak sekali air, ya? Tapi, mengapa kita harus tetap minum air?

Rupanya, setiap hari tubuh kehilangan 2-3 liter air melalui keringat, buang air kecil, buang air besar, dan bernapas.

Dengan minum air putih, kita membantu tubuh menjaga kadar air tetap seimbang sehingga bisa menghindari dehidrasi atau kelebihan hidrasi.

Apa yang Terjadi Jika Kita Tidak Minum Air?

Tentu saja jika kita tidak minum air putih, kita akan merasa haus. Lantas apa yang terjadi di tubuh, ya?

Saat tubuh mendeteksi bahwa ada kekurangan air, penerima sensor pada hipotalamus di otak melepaskan sinyal hormon antidiuretik.

Nah, saat sinyal itu sampai ke ginjal, ginjal akan membuat aquaporin. Aquaporin ini membuat darah bisa menyerap dan mendapatkan lebih banyak air.

Ini menyebabkan cairan urin berwarna gelap dan pekat, teman-teman.

Baca Juga:  Murah dan Tidak Ribet, Yuk Perawatan Wajah dengan Bawang Putih - JITUNEWS.COM

Semakin tubuh kekurangan cairan, maka energi tubuh menurun dan suasana hati juga jadi buruk.

Kelembapan kulit dan tekanan darah pun menurun saat dehidrasi, lo. Bahkan, kemampuan berpikir juga bisa menurun.

Baca Juga:Kandungan di Minuman Bersoda Ternyata Bisa Membuat Kita Kecanduan

Otak yang kekurangan air harus bekerja lebih keras dibandingkan kondisi otak saat terhidrasi.

Tahukah kamu? Otak bisa mengecil ukurannya untuk sementara waktu akibat kekurangan air.

Apa yang Terjadi Saat Tubuh Kelebihan Air?

Selain kekurangan air, tubuh juga bisa mengalami kondisi kelebihan air, yang disebut hiponatremia.

Ini bisa terjadi ketika seseorang terlalu banyak minum air dalam jangka waktu yang singkat.

Jika otak yang dehidrasi bisa memproduksi hormon antidiuretik, otak yang kelebihan hidrasi akan melambatkan atau menghentikan produksi hormon ini ke dalam darah.

Kemudian, elektrolit sodium di dalam tubuh menjadi encer dan sel jadi membengkak.

Jika sudah parah, ginjal tidak bisa menahan quantity urin, sehingga bisa membuat seseorang keracunan air.

Menjaga Agar Tubuh Tidak Kekurangan dan Kelebihan Air

Mungkin teman-teman pernah mendengar bahwa sebaiknya kita minum 8 gelas air sehari, namun sebetulnya kebutuhan air ini tergantung pada kondisi tubuh setiap orang.

Baca Juga:  Menaikan Asupan Kalori Efektif untuk Reverse Diet? - MetroTerkini

Yap, kita bisa menyesuaikan kebutuhan air bagi diri kita, teman-teman. Misalnya, seseorang yang tinggal di tempat bercuaca panas tentu butuh minum air yang banyak karena ia banyak mengeluarkan keringat yang banyak.

Baca Juga:Apa yang Terjadi jika Seluruh Air Laut Berubah jadi Air Tawar, ya?

Kemudian, tentunya kebutuhan air di tubuh juga perlu disesuaikan dengan aktivitas kita.

Air juga bisa kita dapatkan dari buah, sayuran, atau makanan lain yang kita konsumsi, teman-teman.

Menjaga kandungan air di tubuh tetap seimbang adalah salah satu cara yang mudah kita lakukan untuk menjaga kesehatan.

Ingat juga bahwa minum air yang cukup memengaruhi suasana hati, energi, dan kemampuan berpikir kita.

Jadi, jangan malas minum air atau mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air, ya!

Baca Juga:Ada Embun pada Gelas yang Berisi Minuman Dingin, Kok Bisa, ya?

#GridNetworkJuara

Yuk, lihat video ini juga!


Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Sumber

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker