Beranda » Berita Terkini » Teori Aneh dari Ilmuwan: Hantu Jadi Bukti Alam Semesta Hanya Simulasi – Hitekno.com – hitekno.com

Teori Aneh dari Ilmuwan: Hantu Jadi Bukti Alam Semesta Hanya Simulasi – Hitekno.com – hitekno.com

by Andi
3 views
Teori Aneh dari Ilmuwan: Hantu Jadi Bukti Alam Semesta Hanya Simulasi – Hitekno.com – hitekno.com

Ilustrasi hantu pada dunia simulasi. (Pixabay/ Sergey Gricanov)

Hitekno.com –Profesor sekaligusilmuwankomputer menjelaskan sebuah teori aneh yang cukup menyeramkan. Ilmuwan tersebut menjelaskan bahwahantudan indera keenam bisa jadi merupakan sebuah bukti bahwaalam semestaini hanyalahsimulasidari komputer aesthetic canggih.

Julian Keith, Ph.D dan Curry Guinn, Ph.D mengeksplorasi kemungkinan bahwa kita sebenarnya berada di dunia yang dihasilkan oleh komputer, mirip seperti movie Matrix.

Profesor Guinn menjelaskan dan memberikan presentasi mengenai teori aneh miliknya di festival movie Cucalorus ke-25 pada awal November 2019 di Wilmington, North Carolina, Amerika Serikat.

Peneliti sekaligus ilmuwan komputer senior dari Universitas North Carolina mengungkapkan bahwa dunia dan alam semesta ini tidak nyata.

Baca Juga:  Ilmuwan Temukan Materi Terhitam di Dunia yang Tak Tembus Cahaya - tirto.id

Guinn mengakui bahwa idenya memang cukup spekulatif namun ada penjelasan logis di baliknya.

Ilustrasi dunia adalah simulasi virtual. (Pixabay/ Yassay)
Ilustrasi dunia adalah simulasi virtual. (Pixabay/ Yassay)

Ia menerangkan bahwa manusia bisa terjebak dalam sebuah on-line game atau percobaan ilmiah dari “masyarakat futuristik” atau makhluk dengan kecerdasan aesthetic tinggi.

Untuk mengetahui bahwa kita hidup di dunia simulasi atau tidak, kita bisa melihat fenomena sederhana yang beberapa di antaranya tidak bisa dijelaskan secara ilmiah.

Deja Vu, hantu, bahkan indera keenam yang dimiliki seseorang bisa menjadimalicious programatau sistem eror pada sebuah simulasi yang kita jalani saat ini.

Gangguan dalam sistem. Deja Vu, seperti dalam movie Matrix ketika seorang karakter melihat kucing melintasi pintu berulang kali, mungkin menjadi salah satu kesalahan (glitch) atau malicious program. Hantu, indera keenam, dan kebetulan lain yang pernah kita rasakan bisa menjadi kesalahan dalam sistem. Hukum fisika di alam semesta kita tampaknya dirancang secara khusus dengan seperangkat konstanta yang memungkinkan kehidupan berbasis karbon. Di mana ujung-ujungnya?” kata Guinn saat menjelaskan teorinya.

Baca Juga:  Nyali Besar Jadi Modal Timnas U-19 Kalahkan Iran - detikSport
Ilustrasi AI atau kecerdasan buatan. (Pixabay/ Gerd Altmann)
Ilustrasi AI atau kecerdasan buatan. (Pixabay/ Gerd Altmann)

Ia menganalogikan bahwa game zaman sekarang berbeda jauh dari game yang dikembangkan pada 47 tahun lalu.

Dilansir dariWRAL Tech Wire, game arcade seperti Pong sangat berbeda dengan gamegame VR yang sudah berkembang di tahun 2019.

Jika game berumur 50 tahun saja sudah berbeda, bisa dibayangkan perkembangan game pada 500 atau bahkan 5.000 tahun dari sekarang.

Baca Juga:  Boris Johnson tak tandatangani penundaan, Inggris keluar dari Uni Eropa 31 Oktober - Kontan

Itulah sebabnya bahwa manusia mungkin saja terjebak dalam dunia simulasi game aesthetic canggih atau eksperimen sains dari “makhluk lain” di mana secara tidak sadar kita sudah menjalani karakter di dalamnya.

Guinn dengan bangga mengatakan bahwa ia bukan satu-satunya yang mengungkapkan dan mendukung teori.

Ia menjelaskan bahwa Elon Musk pernah mengatakan bahwa ada satu di antara 1 miliar kemungkinan bahwa kita berada di simulasi komputer.

“Masyarakat futuristik” yang disebutkan oleh Guinn, mempunyai kecerdasan ultra tinggi sehingga dapat menciptakan simulasi ini dan mengawasi kita.

Baca Selengkapnya>>>

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More