Beranda » Bisnis » Tarik Ulur Cukai Rokok, ke Mana Harga HMSP & GGRM? – CNBC Indonesia

Tarik Ulur Cukai Rokok, ke Mana Harga HMSP & GGRM? – CNBC Indonesia

by Derian Wiranto
Tarik Ulur Cukai Rokok, ke Mana Harga HMSP & GGRM? – CNBC Indonesia


Jakarta, CNBC Indonesia– Pemerintah berencana menaikkan tarif cukai rokok pada tahun depan. Kepala Subdirektorat Tarif Cukai dan Harga Dasar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sunaryo menjelaskan, belum diketahui berapa kenaikannya dikarenakan rencana tersebut masih dalam pembahasan.

Menurutnya dasar kenaikan cukai tersebut ada empat faktor. Faktor pertama adalah pengendalian konsumsi. Kedua, pemberantasan rokok ilegal. Ketiga, kelangsungan pasar tenaga kerja. Keempat, penerimaan negara yakni dari penerimaan cukai, Senin (2/9/2019).

Rencana kenaikan cukai tembakau tersebut berimbas pada kinerja dua emiten rokok yang kapitalisasi pasarnya terbilang besar (gargantuan caps) di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Baca Juga:  Phapros Tarik Peredaran Obat yang Mengandung Ranitidin - Kompas.com - KOMPAS.com

Knowledge bursa mencatat bahwa saham HMSP sepanjang bulan Agustus anjlok 11,22%, sedangkan saham GGRM rontok 7,98%. Pada penutupan pasar sesi I hari ini Selasa (3/9/2019), saham HMSP diperdagangkan naik tipis 20 poin atau 0,76% pada stage Rp 2.650/unit saham. Harga saham HMSP bahkan menyentuh stage terendahnya tahun ini pada Rp 2.570/saham kemarin.

Sedangkan saham Gudang Garam juga mengalami penurunan 725 poin atau 1,09% pada stage Rp 65.675/saham. GGRM baru menyentuh harga terendahnya tahun ini pada hari ini di harga Rp 65.500/saham.

Lalu kemana arah kedua saham emiten rokok tersebut akan bergerak? Berikut ulasan pergerakannya:

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)

Didera Kenaikan Cukai Rokok, Waspada Penurunan HMSP & GGRMSumber: Refintiv
Baca Juga:  Ini Bedanya Kereta Api Reguler dan Wisata - detikTravel

Tren saham Sampoerna sedang turun (downtrend) baik dalam jangka menengah maupun pendek. Hal ini terlihat dari posisinya yang bergerak di bawah rata-rata harganya dalam 5 dan 20 hari terakhir (shifting practical/MA5/MA20), yang dicitrakan melalui garis berwarna hijau dan ungu pada grafik.

Dalam jangka pendek ada potensi saham tersebut mengalami pembalikan arah sesaat (technical rebound). Hal ini diperkuat pada posisinya yang telah masuk wilayah jenuh jualnya (oversold), menurut indikator teknikal Relative Strength Index (RSI) yang dicitrakan garis warna biru di bawah grafik.

Ada potensi harga sahamnya pada minggu ini naik menguji stage Rp 2.700/saham, tetapi dalam jangka waktu yang lebih panjang berpotensi turun menguji stage Rp 2.500/saham.

Baca Juga:  Bersiaplah! Cukai Naik, Pabrik Rokok akan PHK Pekerja - CNBC Indonesia

PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Didera Kenaikan Cukai Rokok, Waspada Penurunan HMSP & GGRMSumber: Refinitiv

Tren saham Gudang Garam juga sedangdowntrend, baik dalam jangka menengah maupun pendek. Posisi harga sahamnnya juga bergerak di bawahMA5danMA20.

Potensi berbalik arah sesaat (technical rebound) tetap terbuka, mengingat saham tersebut posisinya berada di wilayahoversold, menurut indikator teknikal Relative Strength Index (RSI).

Ada potensi harga sahamnya minggu ini naik menguji stage Rp 66.500/saham, tetapi dalam jangka waktu lebih panjang berpotensi turun menguji stage Rp 62.500/saham.

TIM RISET CNBC INDONESIA(yam/yam)

Sumber

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More