Bisnis

Subaru Sitaan Bea Cukai Bisa Jadi Mobil Dinas? Kemenkeu: Kurang Pantas – detikFinance


Jakarta– Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan berhasil menyita 169 mobil merek Subaru tahun 2012 hingga 2014. Seluruh mobil tersebut akan dilelang oleh Pemerintah. Lantas kenapa tidak dijadikan mobil dinas saja?

- Advertisement -

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta mengatakan bahwa mobil Subaru hasil sitaan DJBC kurang pantas jika dijadikan kendaraan dinas Pemerintah.

“Kalau perawatannya mudah, murah, mungkin sudah ditetapkan sebagai kendaraan dinas. Tapi karena perawatannya bukan yang sederhana dan berbiaya tinggi, nggak ada manfaatnya kita tetapkan kendaraan dinas. Lagipula juga dilihat kepantasan, kayaknya kurang (pantas) di jalan pakai mobil Subaru,” jelas Isa di kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Baca Juga:  Telkomsel Jual Kartu Prabayar Digital, Bagaimana Nasib Penjual Pulsa Eceran? - Kompas.com - Tekno Kompas.com

- Advertisement -

Oleh karena itu, dikatakan Isa ratusan mobil Subaru hasil sitaan DJBC ini pun akan dilelang secara terbuka kepada masyarakat. Bahkan, sistem lelang akan dilakukan dengan restrict harga yang lebih terjangkau hingga barang tersebut laku.

“Kalau tidak laku, tentu ada lelang lagi dengan restrict yang disesuaikan, Bea Cukai bisa saja menurunkan. Tapi cara menjual cara lelang paling real,” tambahnya.

Setidaknya ada beragam mannequin Subaru yang ditawarkan, di antaranya Subaru XV 2.0i AWD CVT, Subaru Impreza 4D 2.0i, Subaru Legacy 2.0 I AWD, Subaru Forester 2.0 XT, Subaru Forester 2.5 XT, Subaru Outback 2.5i, Subaru Exiga 2.0I AWD, Subaru Impreza 1.5R, Subaru XV 2.0i AWD, dan Subaru WRX STI 4D 2.5.

Baca Juga:  Jajaran Mobil Baru Kia untuk Indonesia, Ada Picanto dan Stinger - Uzone

Ratusan mobil Subaru akan dilelang oleh Panitia Lelang KPU Bea dan Cukai Tipe A dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi. Hal tersebut tertuang dalam Pengumuman Lelang Nomor Peng-10/KPU.01/BD.02/2019 Tentang Lelang Eksekusi Pajak.

Adapun yang dilelang sebanyak 169 mobil merek Subaru tahun 2012 hingga 2014. Mobil tersebut merupakan barang sitaan yang bea masuknya belum terbayarkan.

Panitia lelang juga membuka kesempatan kepada peserta untuk melihat langsung mobilnya sebelum proses lelang dimulai. Delivery dwelling dibuka pada Sabtu-Selasa, 28 September 2019 hingga 1 Oktober 2019 di tempat penimbunan pabean Bea dan Cukai Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga:  Ratusan Subaru Dilelang Bea Cukai, Kemenhub Dan Polisi Tak Ikut Campur, Pembeli Bakal Merugi? - Otomania.com

Tawarannya pun beragam mulai dari Subaru Legacy dengan harga minimal Rp 78 juta, Subaru XV 2.0i tahun 2014 dengan nilai restrict Rp 124 juta dan uang jaminan Rp 38 juta sampai Subaru Impreza 4D lansiran 2012 dengan nilai restrict Rp 289 juta dan uang jaminan Rp 87 juta.

Subaru Sitaan Bea Cukai Bisa Jadi Mobil Dinas? Kemenkeu: Kurang Pantas

Simak Video “Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik September
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close