Teknologi

Sony Batalkan Penjualan COD: Modern Warfare di Rusia – Medcom ID


Jakarta:Kehadiran game Call of Responsibility: New Struggle versi reboot masih sesuai tanggal yaitu esok hari, 25 Oktober 2019. Namun, kabar terbaru menyebutkan game ini batal hadir di salah satu negara untuk platform konsol PlayStation.
 
Dikabarkan pihak Sony membatalkan seluruh transaksi pemesanan atau pre-allege game COD: New Struggle di negara Rusia. Selain dibatalkan game ini juga tidak akan dipasarkan di Rusia, baik bentuk fisik maupun digital.
 
Dikutip dariGamespot, Activision sudah memberikan konfirmasi atas hal ini. Bahkan akun Twitter COD Rusia secara resmi menyatakan game ini akan tersedia di Rusia pada platform konsol Xbox dan PC.

- Advertisement -
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Baca Juga:  Pengguna Android Perlu Waspada! Ponsel Kamu Rentan Dihack Loh - Republika Online

“Call of Responsibility: New Struggle adalah sebuah game fiksi yang diciptakan untuk menghibur penggemar dengan narasi yang melengkapinya. Sony Interactive Entertainment telah memutuskan untuk tidak memasarkan Moden Struggle di PlayStation Retailer kawasan Rusia saat ini,” tulis akun Twitter COD Rusia.
 
Pihak Sony belum memberikan alasan atas pembatalan kehadiran game tersebut di kawasan Rusia. Kuat dugaan bahwa narasi di dalam gamefranchiseCall of Responsibility: New Struggle sejak awal menyudutkan pihak Rusia sebagai sosok jahat.
 
Di dalam game Call of Responsibility: New Struggle dikisahkan sosok perempuan bernama Farah Ahmed Karim. Dia adalah pemimpin pasukan pembebasan sebuah negara fiksi bernama Urzikstan di kawasan Timur Tengah.
 
Di dalam video trailer, dikisahkan negara tersebut dikuasai oleh kelompok teroris bernama Al-Qatala. Pihak Rusia yang berwenang mengatur keamanan di Urzikstan menganggap Pasukan Pembebasan Urzikstan dan Al-Qatala adalah sama-sama kelompok teroris.
 
Pasukan Rusia ditugaskan untuk menghabisi kedua organisasi tersebut. Farah sendiri mengakui memiliki dendam atas pasukan Rusia karena kedua orang tuanya juga tewas dibunuh pasukan Rusia.
 
Ini bukan kali pertama Call of Responsibility: New Struggle mendapat kecaman dan mengaitkan Rusia sebagai sosok jahat. Di seri Call of Responsibility: New Struggle 2, ada sebuah misi bernama “No Russian”. Di dalamnya Anda berperan sebagai sosok ultranasionalis yang menembaki seluruh isi bandara di Rusia sebagai alat propaganda.
 

Baca Juga:  Penjualan Smartphone LG Turun 25 Persen pada Kuartal III 2019 : Okezone techno - Okezone

(MMI)

- Advertisement -

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close