Beranda » Olahraga » Siap-siap, 10 Cabor PON Akan Dipangkas – detikSport

Siap-siap, 10 Cabor PON Akan Dipangkas – detikSport

by Ulpatul
Siap-siap, 10 Cabor PON Akan Dipangkas – detikSport


Jakarta– Pemerintah dan Pengurus Besar (PB) PON sepakat memangkas sepuluh cabang olahragaPekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Detailnya sedang digodok.

PON XX Papua dilangsungkan mulai 20 Oktober sampai 2 November 2020. Pesta olahraga Tanah Air itu diputuskan menggulirkan 37 cabang olahraga, bukan 47 seperti semula dengan pertimbangan kemampuan tuan rumah.

Kendati telah memutuskan memangkas sepuluh cabor, namun Imam belum memastikan cabang olahraga yang batal dipertandingkan.

“Belum (cabor apa saja). Kami terus kebut karena banyak hal selain penentuan cabor olahraga, juga tempat pertandingan, proses pembangunan venue, bagaimana pengalihannya karena sudah ditentukan empat kabupaten,” kataMenpora Imam Nahrawidi Kantor Kemenpora, Senayan, Kamis (29/8/2019).

Baca Juga:  Rekap Hasil Chinese Taipei Open 2019: Ganda Campuran Indonesia Berjaya - Indosport

“Ini poin-poin krusial yang terus kami bahas. Tentu pada waktu yang paling cepat, karena berkaitan dengan anggaran daerah. Secepatnya akan kami putuskan cabor mana yang harus dipertandingan,” dia menjelaskan.

Menurut Menteri asal Bangkalan ini, tantangan terbesarnya adalah harus menyesuaikan dengan kemampuan dan kekuatan daerah.

“Jangan pula dipaksakan dengan KONI, venue yang tidak ada di Papua ditandingkan. Kami akan betul-betul menggodok ini sekarang, KONI juga, PB PON juga baru nanti kami putuskan,” ujar dia.

Baca Juga:  Siap-Siap! Uji SIM Bakal Pakai Komputerisasi, Begini Mekanismenya - GridOto.com

“Ya itu (cabor olimpiade prioritas) salah satu ukurannya di sana. Karena toh kalau olahraga olimpiade harus dipertandingkan tapi tidak ada venue di sana tentu itu juga akan kami pertimbangkan. Tentu akan kami sesuaikan dengan cabornya, kalauolympic sportstapi kalau di degree provinsi, secara nasional tak ada praPON karena kekurangan atlet contohnya maka itu barangkali,” dia menjelaskan.

Baca Juga:  Siap-siap, pelambatan ekonomi China kian dalam - Kontan

Jika sudah pasti, Imam segera melaporkan kepada Presiden Joko Widodo. Paling lambat pekan depan.

“Dalam waktu seminggu akan kami laporkan kembali ke bapak Presiden mana nomor-nomor yang akan dipertandingkan venue-venue yang akan dipersiapkan lebih cepat. Maksimal venue Juli 2020 sudah harus selesai semua,” Imam menambahkan.

Simak Video “Menpora: Pemain PUBG Itu Bukan Teroris!
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)

Sumber

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More