Kesehatan

Sama-sama Berawal dari Bercak Putih, Ini Bedanya Kusta dan Panu – Grid.ID


GridHEALTH.identification– Munculnyabercak putihpada kulit sering sekali dianggap sebagai tanda dari adanya penyakitpanu.

- Advertisement -

Namun tahukah,bercak putihjuga ternyata bisa menjadi gejala dari adanya penyakitkustakering atau pausi basiler (PB).

Baca Juga:Eksim pada Kulit Bisa Disebabkan Banyak Faktor, Salah Satunya Stres

Akibatnya banyak dari penderita kusta yang terlambat ditangani, padahal jika dibiarkan akan membuat kerusakan yang deadly pada tubuh mereka.

- Advertisement -

Lantas muncul pertanyaan bagaimana cara membedakan kedua penyakit tersebut ?

Baca Juga:  Berhenti Merokok Malah Sakit, Ini Sebabnya - Kabartangsel.com

Dilansir dari WebMD, gejala awal penyakit kusta kering sama dengan penyakit panu yaitu berupa munculnya bercak putih pada kulit.

Baca Juga:Terkena Penyakit Mematikan, Wanita Ini Tiba-tiba Alami Kelumpuhan dan Sulit Bernapas

Namun yang membedakan, panu sering sekali terasa gatal saat terkena keringat, sedangkan kusta tidak akan terasa atau mati rasa.

Biasanya penderita kusta tidak bisa merasakan perubahan suhu sehingga kehilangan sensasi sentuhan dan rasa sakit pada kulit

Kondisi inilah yang menyebabkan mereka rentan mengalami kecacatan karena saraf yang dimilikinya rusak, sekalipun jari mereka putus penderita tidak akan merasa sakit.

Baca Juga:  Sama-sama Mengandung Kafein, Lebih Bermanfaat Teh atau Kopi? - Bisnis.com

Baca Juga:Lansia Cederung Mengabaikan Gejala Kanker Kulit, Padahal Bisa Sebabkan Kematian

Jika gejala ini tidak segera diobati, maka dapat menimbulkan kecacatan seperti mata yang sulit menutup, hingga kebutaan.

Kecacatan ini bisa terjadi karena kuman kusta yang telah menyerang bagian saraf tubuh.

Baca Juga:Dwell, Merokok Membuat Kita Lebih Rentan Terkena Kanker Kulit

Untuk itu penting sekali bagi mereka yang mendapatkan bercak putih di kulit, sebaiknya segera periksakan ke dokter terkait.

Pencegahan dilakukan agar kusta tidak berkembang ke bagian tubuh lain, mencegah kecacatan, dan mencegah penularan kepada orang lain.

Baca Juga:  Bayi Lahir Tanpa Kulit, Ini Penyebab yang Harus Kamu Ketahui - Indozone.id

Baca Juga:Berupa Operasi dan Terapi, Begini Pengobatan Kanker Kulit Dilakukan

Perlu diketahui, jikapengobatandilakukan sejak awal, kulit bisa kembali seperti semula dan tanpa cacat.

#gridhealth.identification


Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close