Kesehatan

Ribuan warga Bengkulu terjangkit HIV/Aids – Antara Bengkulu


Bengkulu (ANTARA) – Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mencatat dari 2015 hingga sekarang sudah sekitar 1.200 penderita HIV/Aids di Bengkulu. Puluhan diantaranya merupakan anak bayi.

- Advertisement -

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan, penderita penyakit mematikan ini meningkat setiap tahunnya. Rata-rata sekitar 10 hingga 20 orang di Bengkulu terinfeksi HIV/Aids setiap tahunnya.

Kata Herwan, selain karena seks bebas, beberapa kasus HIV/Aids di Bengkulu terjadi karena konsumsi narkotika yang menggunakan alat suntik dan transfusi darah. Sedangkan puluhan bayi yang terinfeksi HIV/Aids disebabkan oleh orang tuanya yang lebih dulu terjangkit penyakit tersebut. 

Baca Juga:  Ribuan Mobil dan Motor Listrik Sudah Beredar di Jakarta - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

“Penyakit ini bisa dari suami yang melakukan seks bebas diluar. Kemudian dari istri yang sudah terinfeksi lalu melahirkan bayi. Atau bisa dari transfusi darah ataupun alat-alat suntikan misalnya pengguna narkoba. Jadi hindari hal-hal yang bisa menyebabkan masuknya penyakit HIV/Aids ini,” papar Herwan, Kamis.

- Advertisement -

Herwan menjelaskan, sejak beberapa tahun terakhir pihaknya gencar melakukan sosialisasi pencegahan HIV/Aids kepada masyarakat. Upaya pemeriksaan rutin juga dikonsentrasikan pada kelompok masyarakat yang rentan terserang virus HIV/Aids seperti di kawasan prostitusi.

Baca Juga:  Nasib Ribuan Karyawan Dipertaruhkan, Ruben Onsu Kini Resmi Buat Laporan Polisi, Robby Purba dan Roy Kiyoshi... - GridHot.ID

“Kita lakukan upaya pencegahan dengan pemeriksaan, pendeteksi dini kepada kelompok-kelompok beresiko. Baik itu yang berada ditempat-tempat porstitusi hingga ke penjaja seks terselubung,” kata Herwan.

Herwan menambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu juga membuka konsultasi pengobatan gratis kepada penderita HIV/Aids di Rumah Sakit M Yunus (RSMY). Namun masih sedikit penderita yang mengikuti program ini. Alasanya karena minder dan malu.

Padahal, sambung Herwan, meski penyakit ini belum bisa disembuhkan, setidaknya konseling pengobatan gratis ini dapat membantu mencegah virus HIV/Aids agar tidak berkembang lebih cepat hingga menyebabkan kematian.

Baca Juga:  Sudah Naik Ribuan Persen, Saham Bank Artos Kembali Dibekukan - detikFinance

“Sifat obatnya itu tidaklah mengobati tapi memperpanjang masa hidup bagi penderita HIV/Aids. Disamping menahan perkembangan virus, konseling dapat berfungsi melakukan pencegahan penularan dari korban kepada orang lain,” papar Herwan.

Herwan mengimbau masyarakat yang dinyatakan posifitif terinveksi HIV/Aids untuk tidak usah malu mengikuti program konseling pengobatan gratis ini. Program ini dinilai penting bagi keselamatan masyarakat yang terinveksi.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close