Bisnis

RI Setop Nikel, Luhut Tegaskan Bukan Cuma Buat China – CNBC Indonesia

RI Setop Nikel, Luhut Tegaskan Bukan Cuma Buat ChinaFoto: Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (CNBC Indonesia/Efrem Siregar)

           <div>

               <a href="https://www.cnbcindonesia.com/tag/nikel"><strong>Jakarta, CNBC Indonesia -</strong>Kebijakan pemerintah</a>menghentikan ekspor nikel per 1 Januari 2020 bukan untuk kepentingan China. Demikian ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurutnya, selama ini 98% bijih nikel diekspor ke China. Di RI sendiri, bijih nikel dengan kualitas rendah tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Namun, dengan adanya teknologi baru, Luhut bilang bijih nikel tersebut bisa diserap menjadi kobalt.

- Advertisement -

“Kobalt ini adalah material utama lithium baterai, sekarang lithium baterai itu sampai 80% ada di Indonesia.
Sekarang kita lihat kenapa tidak dibuat langsung di Indonesia,” ungkapnya dalam acara Indonesia Electric Motor Gift di Balai Kartini Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga:  Tinggal Tunggu Waktu, AS Bakal Masuk Era Suku Bunga Negatif - CNBC Indonesia

Alhasil, peluang itu mulai ditangkap sejumlah perusahaan asing. Luhut menyebut, banyak perusahaan yang mengalihkan investasi di Indonesia.

“Maka dilihat orang sudah mulai mengalihkan investasinya kemari. Hanya di Morowali, [investasi] nikel ore dan turunannya bisa US$ 30 miliar sampai pada 2024,” imbuhnya.

- Advertisement -

Dia menambahkan, hal ini berdampak positif pada peningkatan ekspor turunan nikel dari Morowali. Saat ini, nilai ekspor dari Morowali sudah meningkat dari US$ 5,8 miliar menjadi US$ 7,8 miliar.

Baca Juga:  Penambang Nikel Sepakat Setop Ekspor, Ini Cerita di Baliknya! - CNBC Indonesia

“Tahun depan mungkin sudah US$ 12 miliar. Sampai tahun 2024 akan lebih dari US$ 30 miliar. Belum termasuk lithium baterai,” tandasnya.

Sedangkan khusus lithium baterai, belum lama ini Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sudah melakukan ground breaking pembangunan pabrik di Morowali. Proyek itu nantinya bakal melibatkan perusahaan raksasa seperti Panasonic, LG, Mercedes-Benz, dan VW.

Baca Juga:  Cadangan Nikel Indonesia Berpotensi Habis 10 Tahun Lagi - Kompas.com - KOMPAS.com

“Karena semua mereka punya kepentingan di sini. Jadi bukan China China lagi, karena tidak punya kepentingan dia. Tapi semua yang memiliki kepentingan sama, untuk mencari efisiensi masalah lingkungan, masalah pengurangan energi fosil,” pungkasnya.

RI Setop Nikel, Luhut Tegaskan Bukan Cuma Buat ChinaFoto: Infografis/ Ini Daftar Negara Produsen Nikel terbesar DI dunia/Aristya Rahadian Krisabella

[Gambas:Video CNBC]

(gus)

           </div>






       </div><br><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20190904141618-4-97071/ri-setop-nikel-luhut-tegaskan-bukan-cuma-buat-china" class="crf_nowrap button purchase" rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank">Sumber</a>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close