Bisnis

Resesi Ekonomi Kian Dekat, Masyarakat Harus Ngapain? – detikFinance


Jakarta– Sebagian orang superkaya di dunia sudah mulai mengantisipasi resesi ekonomi dengan memindahkan sebagian aset keuangannya di instrumen yang berisiko tinggi ke beresiko rendah seperti surat utang negara (SUN) jangan pendek hingga emas.

- Advertisement -

Namun resesi ekonomi juga harus dihadapi oleh sebagian masyarakat yang masuk dalam kelompok biasa-biasa saja. Apa yang harus mereka lakukan saat resesi?

Baca Juga:  Axiata-Telenor Akan Merger, Saham EXCL Diburu Investor asing - CNBC Indonesia

Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah mengatakan yang harus dilakukan masyarakat kelompok biasa juga sama dengan apa yang dilakukan oleh sebagian orang natty kaya.

- Advertisement -

“Sebenarnya sama, masyarakat biasa juga harus mengamankan aset. Cuma biasanya kan masyarakat umum jumlah nilai dan ragam aset nya tidak banyak. Jadi pengamanannya tidak kompleks,” kata Piter saat dihubungidetikcom, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Baca Juga:  Harga Baru Mobil Murah Makin Mahal, Tengok Bekasnya Masih Ada Rp 60 Jutaan - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

Jika terjadi resesi ekonomi, Piter menegaskan bahwa kelompok masyarakat biasa harus memanfaatkan penghasilannya dengan baik. Maksudnya, tidak membelanjakan dananya untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan.

“Untuk masyarakat biasa pada intinya lebih kepada menjaga belanja, tidak membeli yang tidak perlu,” ungkapnya.

Sebab jika resesi ekonomi terjadi, maka nilai penghasilan yang selama ini didapatkan pun bisa berkurang. Sehingga, kunci bagi kelompok masyarakat biasa adalah mengamankan likuiditas.

Baca Juga:  Resesi Ekonomi Bikin Jumlah Orang Kaya Bertambah - VIVA - VIVA.co.id

“Perkuat saving untuk berjaga-jaga. Karena pada kondisi resesi earnings bisa menurun. Karena perlambatan ekonomi, beberapa perusahaan bisa tutup, bisa terjadi PHK, penurunan penjualan, dan juga earnings,” ungkap dia.

Simak Video “Mantan Nelayan Berdayakan Masyarakat Lewat Usaha Kupas Kelapa
[Gambas:Video 20detik]
(hek/zlf)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close