Berita Terkini

Pulang ke Bumi, Wahana Antariksa Hayabusa-2 Bawa Potongan Asteroid – Kompas.com – KOMPAS.com

Penampakan asteroid Ryugu saat Wahana Antariksa Hayabusa-2 mendarat di permukaannya.science alertPenampakan asteroid Ryugu saat Wahana Antariksa Hayabusa-2 mendarat di permukaannya.

KOMPAS.com –Wahana Antariksamilik Jepang, Hayabusa-2 akan segera kembali ke Bumisetelah menyelesaikan misinya menjelajah asteroidRyugu.

- Advertisement -

Namun tak hanya itu saja, Hayabusa-2 juga berhasil membawa pulang sampel potongan asteroid berupa bahan karbon dan materi organik.

Sampel asteroid ini diharapkan dapat membantu menjelaskan asal-usul Tata Surya.

“Kami berharap Hayabusa-2 akan memberikan pengetahuan ilmiah baru kepada kami,” kata Yuichi Tsuda, manager proyek misi Hayabusa-2.

- Advertisement -

Baca juga:Kepunahan Dinosaurus Dipicu Asteroid Berkekuatan 10 Miliar Bom Atom

Baca Juga:  Youtube Rilis Layanan Musik 'Streaming' Mirip Spotify - CNN Indonesia

DilansirScience Alert,Rabu (13/11/2019), Hayabusa-2 akan melepaskan diri dari orbit Ryugu pada Senin, 18 November 2019.

Selanjutnya wahana antariksatersebut akan menembakkan mesin utama di awal bulan depan untuk melakukan perjalanan ke Bumi.

Perjalanan pulang yang panjang tersebut akan dimulai pukul 10.05 pagi. Perkiraan wahana luar angkasa tersebut akan mengirimkan sampel itu di akhir tahun 2020.

Selanjutnya Hayabusa-2 akan menjatuhkan sampel tersebut di gurun Australia Selatan.

Baca Juga:  China 'Pulang' Lebih Cepat dari AS, Indeks Shanghai Melemah - CNBC Indonesia

Pihak Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang (JAXA) saat ini sedang bernegoisasi dengan pemerintah Autralia tentang mekanisme pengiriman sampel.

Ryugu sendiri merupakan asteroid yang berjarak sekitar 300 juta kilometer dari Bumi.

Setelah berhasil melakukan pendaratan di permukaan asteroid, Hayabusa-2 pun mengumpulkan sampel yang diharapkan para ilmuwan akan memberikan petunjuk tentang seperti apa Tata Surya saat kelahirannya sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu.

Baca juga:Rahasia Alam Semesta: Perbedaan Asteroid, Komet, dan Meteor

Baca Juga:  Wiranto Digantikan Prabowo Sebagai Menkopolhukam? Bocoran Kabinet Beredar Jelang Pelantikan Jokowi - BanjarmasinPos.co.id

Butuh penyelidikan tiga setengah tahun sebelum akhirnya misi enam tahun senilai sekitar 278 juta greenback AS atau lebih dari Rp 3,9 triliun itu, sampai ke asteroid.

Tetapi perjalanan kembali ke Bumi akan lebih singkat karena posisi mereka yang lebih dekat.

Selanjutnya, Hayabusa-2 akan melanjutkan perjalanannya di luar angkasa. Kemungkinan melakukan ekplorasi lain, namun belum ada rencana konkret mengenai tujuan baru itu.

Baca Selengkapnya>>>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close