Beranda » Kesehatan » Pria Positif HIV Berbohong demi Ikuti Donor Darah, Ujung-ujungnya… – WartaEkonomi.co.id

Pria Positif HIV Berbohong demi Ikuti Donor Darah, Ujung-ujungnya… – WartaEkonomi.co.id

by Dendi Priatna
2 views
Pria Positif HIV Berbohong demi Ikuti Donor Darah, Ujung-ujungnya… – WartaEkonomi.co.id



WE Online, Singapura

Seorang pria berusia 58 tahun harus merasakan hidup di balik jeruji besi usai mendonorkan darahnya. Pasalnya, ia berbohong tentang riwayat seksnya dan memberikan darah yang terinveksiHIV. Ia melakukan donor darah dengan alasan ingin memotivasi rekan-rekannya.

Pria yang identitasnya tidak diketahui itu dijatuhi hukuman penjara empat bulan dan denda Rp103 juta. Ia diberi hukuman itu setelah mengaku bersalah atas memberikan informasi palsu.

Pengadilan menyatakan bahwa pria itu pergi ke donor darah di Bloodbank @HSA di Sea lope Road, Singapura pada 22 Mei tahun lalu. Sebelum mendonorkan darahnya, ia mengisi kuesioner yang diperlukan dan memeriksa jawabannya dengan seorang petugas medis, membenarkan bahwa jawaban yang diberikannya benar.

Baca Juga:  Positif Diabetes Bukan Berarti Harus Diet Ketat Kurangi Porsi Makan - Health Liputan6.com

Baca Juga:Polisi Tangkap Wanita Tanpa Busana di Jalanan Singapura, Begini Ceritanya

Ia juga diberitahu bahwa berbohong pada kuesioner konsekuensinya dapat dihukum. Lantas ia kemudian menjawab ‘tidak’ pada dua pertanyaan kuisioner yang menanyakan apakah ia pernah melakukan aktivitas seksual dengan pria lain atau terlibat dalam aktivitas seperti itu dengan seseorang yang dia kenal selama kurang dari enam bulan dalam satu tahun terakhir.

Pria itu kemudian menyumbangkan darahnya dan diberi kartu dengan nomor untuk dihubungi jika ia merasa darahnya tidak boleh diberikan kepada pasien mana pun. Namun dia tidak melakukan panggilan telepon.

Baca Juga:  Catat Tren Positif, Real Madrid Siap Mulai Mengejar Target - Bola.com

Darahnya kemudian dinyatakan positif HIV dan Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) memanggilnya kembali untuk membuat janji medis. Pria itu mengatakan kepada seorang dokter kelompok layanan darah HSA pada 5 Juni 2018, bahwa ia sebelumnya terlibat dalam aktivitas seksual dengan pria lain lebih dari setahun sebelum mendonorkan darahnya.

“Dia mengatakan kepada dokter bahwa dia telah berbohong dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan karena dia tidak akan diizinkan untuk mendonorkan darah jika dia mengatakan yang sebenarnya dan dia ingin menunjukkan kepada rekan-rekannya bahwa donasi darah tidak menyakitkan,” kata jaksa Departemen Kesehatan Andre Moses Tan seperti dikutip dariChannel News Asia, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga:  Optimistis Laba Positif Tahun Depan, Bos Tokopedia Rencanakan IPO - Katadata News

Pria itu mengatakan kepada petugas kedua, kali ini petugas kesehatan masyarakat pada National Public Health Unit, bahwa ia bertemu pria di situs internet yang dikenal sebagai Planet Romeo untuk kegiatan seksualnya. Ia mengklaim bahwa aktivitas seksual terakhirnya dengan pria lain adalah pada awal Mei 2018, dengan pasangan seks kasual.

Accomplice Sindikasi Konten:SINDOnews

Sumber

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More