Beranda » Bisnis » [POPULER OTOMOTIF] Diskriminasi Parkiran Motor di Mal | Tanda Mesin Motor Alami Overheat – Kompas.com – Otomotif Kompas.com

[POPULER OTOMOTIF] Diskriminasi Parkiran Motor di Mal | Tanda Mesin Motor Alami Overheat – Kompas.com – Otomotif Kompas.com

by Derian Wiranto
4 views
[POPULER OTOMOTIF] Diskriminasi Parkiran Motor di Mal | Tanda Mesin Motor Alami Overheat – Kompas.com – Otomotif Kompas.com


JAKARTA, KOMPAS.com– Topik seputar diskriminasi terhadap parkiran sepeda motor di mal, menjadi perhatian masyarakat. Sebab, tidak sedikit pusat perbelanjaan yang menyediakan tempat parkit roda dua jauh dari pintu masuk.

Selain itu, informasi seputar tips dan trik seputar mesin motor mengalami overheatjuga ikut mengundang banyak perhatian pembaca. Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal otomotif pada Kamis 28 November 2019.

1. Diskriminasi terhadap Parkiran Sepeda Motor pada Mal di Jakarta

Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.7leopold7.comBeberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikeluarkan pada 22 Februari 2019, sampai dengan akhir 2018, jumlah pusat perbelanjaan atau mal di DKI Jakarta jumlahnya mencapai 80.

Namun, dari sekian banyak mal, jika diperhatikan, ada beberapa tempat yang tidak menyediakan tempat parkirbuat pengguna sepeda motor. Kalaupun tersedia, lokasinya ada yang dekat dengan bangunan mal, tidak sedikit juga yang harus berjalan cukup jauh untuk masuk ke gedung.

Menurut pantauan tim redaksi Kompas.com, salah satunya, yakni mal ternama yang tidak menyediakan parkir motorresmi, seperti Plaza Indonesia. Kebijakan ini membuat diskriminasi ekonomi kepada para pengguna sepeda motor.

Baca Juga:  Brio Satya Mendominasi Penjualan Honda - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

Terletak di pusat Kota Jakarta yang strategis, Plaza Indonesia terkenal sebagai mal kelas atas. Berbagai merek ternama dunia juga membuka gerainya di pusat perbelanjaan itu.

Baca juga:Diskriminasi terhadap Parkiran Sepeda Motor pada Mal di Jakarta

2. Progres Tol Layang Jakarta-Cikampek Nyaris Kelar

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ElevatedDokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRJalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, memastikan proyek jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Elevated II, sudah nyaris kelar sesaat lagi dan dapat digunakan jelang libur Natal dan tahun baru pada Desember 2019 mendatang.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, mengatakan, saat ini proses memastikan segala kesiapan sebelum jalan tol layang terpanjang tersebut digunakan jelang akhir tahun nanti.

“Kita harus mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, jadi tidak hanya memastikan konstruksi selesai, tapi juga harus memastikan semua kelengkapan seperti perambuan juga harus diperhatikan,” kata Desi dalam siaran resmi Jasa Marga, Rabu (27/11/2019).

Baca juga:Progres Tol Layang Jakarta-Cikampek Nyaris Kelar

3. Mengapa Ada Perbedaan Layanan Parkirantara Motor dan Mobil di Mal?

Baca Juga:  Ponsel Lipat Galaxy Fold 2 dari Samsung Bakal Mirip Motorola Razr? - Kompas.com - Tekno Kompas.com

Ilustrasi parkir motor khusus moge yang terletak di Tangcity MallTwitter @tangcityIlustrasi parkir motor khusus moge yang terletak di Tangcity Mall

Sebagian biker atau pengguna kendaraan roda dua mungkin merasakan sulitnya ketika mencari parkir sepeda motor di beberapa pusat perbelanjaan.

Biasanya area parkir motor terletak di lantai basement, bagian sudut mal. Ada juga pengendara motor yang harus melewati jembatan penyeberangan umum untuk akses ke dalam gedung.

Berbeda dari parkir mobil yang umumya lebih dekat dengan pintu masuk pusat perbelanjaan. Situasi ini sedikit banyak membuat para biker iri.

Lantas, adakah alasan kenapa letak tempat parkir motor dibuat lebih jauh dari pintu masuk mal? Padahal, antara mobil dan motor sama-sama mempunyai kewajiban membayar parkir dan pajak kendaraan.

Baca juga:Mengapa Ada Perbedaan Layanan Parkir antara Motor dan Mobil di Mal?

4. Kenapa Mal di Jakarta Banyak yang Punya Tempat Parkir Khusus Moge?

Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.7leopold7.comBeberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.

Sejumlah pusat perbelanjaan alias mal di DKI Jakarta, dalam beberapa tahun terakhir ini, mulai banyak menyediakan tempat parkir khusus sepeda motor besar ( moge). Moge yang boleh parkir di tempat itu ada aturannya, seperti wajib memiliki kapasitas mesin 250 cc ke atas.

Baca Juga:  Indomobil Resmi Ambil Kia, Siap Beroperasi Bulan Depan - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

Sementara untuk motor berkapasitas 250 cc ke bawah, akan masuk ke dalam parkir motor biasa atau umum.Tentunya, para pemilik moge ini mendapatkan prioritas lebih dibanding pengguna motor biasa.

Berbeda dengan parkir khusus moge, yang terletak dekat dari pintu masuk mal. Seperti halnya parkir mobil, pengunjung mal akan lebih nyaman karena tak perlu jalan lebih jauh.

Baca juga:Mengapa Ada Perbedaan Layanan Parkir antara Motor dan Mobil di Mal?

5. Ini Tanda-tanda Mesin Motor Alami Overheat

Mesin Motor.ShutterstockMesin Motor.

Tak banyak yang menyadari bahwa sebenarnya temperatur mesin juga pengaruhi performa motor. Untuk itu, tiap pabrikan sudah menciptakan sistem pendinginan, baik menggunakan udara atau cairan.

Mesin motor yang terlalu panas atau temperatur yang terlalu tinggi disebut dengan istilah overheat. Motor yang mengalami overheat memiliki beberapa ciri-ciri.

Wahyudin, Kepala Bengkel AHASS DAM, mengatakan, yang paling gampang adalah lampu indikator suhu, dengan gambar thermometer menyala. Biasanya, nyala lampu diatur berwarna merah oleh pabrikan

Baca juga:Ini Tanda-tanda Mesin Motor Alami Overheat

Baca Selengkapnya>>>

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More