Olahraga

Polemik Interpelasi Risma Berakhir Happy Ending – detikNews


Surabaya
Polemik hakinterpelasikepada Wali Kota Tri Rismaharini yang digulirkan Fraksi Partai Golkar berakhir cheerful ending. Fraksi Golkar dan Pemkot Surabaya memilih berdamai setelah musyawarah dengan dimediasi pimpinan DPRD Surabaya.

Dalam musyawarah itu, hadir ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni, dan Sekretaris Fraksi Agung Prasodjo. Sedangkan dari pohak Pemkot Surabaya diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Afghani Wardhani dan Kabid Sarpras Edi Santoso.

“Saya bersyukur, polemik yang ramai di media massa bisa diselesaikan dengan musyawarah. Jalan ini yang dianjurkan oleh Tata Tertib DPRD Surabaya. Model musyawarah seperti ini juga sesuai corak kepribadian bangsa kita yang Pancasilais,” kata Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono kepada detikcom, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga:  Hong Kong Open 2019: Daddies Taklukkan Wahyu/Ade, Beri Masukan Pasca Laga - FOX Sports Indonesia

“Hari ini kita duduk bersama, bicara dari hati ke hati, merajut saling pengertian dan memahami peristiwa tersebut. Semuanya saling legowo. Kesimpulannya, ke depan, kita semua harus saling meningkatkan koordinasi, supaya miskomunikasi dan miskoordinasi tidak terulang lagi,” tambah pria yang akrab disapa Awi itu.

Awi melanjutkan musyawarah antarpihak yang sempat miskomunikasi tersebut merupakan momentum untuk memperkuat kekompakan seluruh jajaran di Surabaya. Sebab, momentum tersebut bertepatan dengan dipilihnya Surabaya sebagai salah satu dari tuan rumah untukPiala Dunia U-20pada 2021 mendatang.

Baca Juga:  Pemain Terbaik FIFA: Salah Marah Karena Suara Hilang - CNN Indonesia

“DPRD bersama Pemkot Surabaya bertekad untuk menggolkan Kota Pahlawan ini sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Kita semua ingin bila Surabaya sukses menjadi tuan rumah tournament dunia. Masyarakat Surabaya dan para pencinta sepak bola pasti bangga melihat Surabaya semakin menjadi kota berkelas internasional dan bisa membawa harum nama bangsa di pentas dunia,” jelas Awi.

Ancaman hak interpelasi yang digulirkan partai berlambang pohon beringin sendiri bermula saat Menpora Zainudin Amali melakukan kunjungan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Minggu (3/11). Saat itu Zainudin tidak bisa masuk ke dalam stadion berkapasitas 55 ribu penonton itu karena pintu masuk terkunci.

Baca Juga:  Jurus Komentator Inggris agar Lancar Ucapkan Nama Pemain Garuda Select Halaman all - Kompas.com - KOMPAS.com

Kunjungan Zainuddin sendiri untuk mengecek fasilitas di Stadion GBT yang bakal menjadi salah satu venue untuk Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. Kejadian itu membuatFraksi Partai Golkarmemunculkan wacana penggunaan hak interpelasi kepada Wali Kota Risma.

Simak juga video “Walkot Surabaya Risma Tersinggung Usai Dihujani Interupsi Anggota DPRD” :

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)

Sumber

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker