Kesehatan

Penurunan Berat Badan Dapat Beresiko Kematian Dini Bagi Lansia – MEDANINSIDE.COM


Oleh: Farida Noris

- Advertisement -

medaninside.com, Jakarta –Studi terbaru menemukan penurunan berat badan saat memasuki usia tua terkait dengan risiko kematian dini.

Penelitian yang dipublikasikan di BMJ menemukan hubungan antara pertambahan berat badan dan kematian melemah seiring bertambahnya usia. Sementara, penurunan berat badan di usia paruh baya atau akhir masa dewasa dikaitkan dengan risiko kematian yang meningkat.

Studi dari Tongji Scientific School di Wuhan, China menganalisis, 36 ribu orang berusia 40 tahun ke atas berdasarkan files dari National Health and Diet Examination Look, Amerika Serikat.

- Advertisement -

Hasilnya, peneliti mendapati sejumlah temuan. Pertama, penderita obesitas saat berusia dewasa memiliki risiko tertinggi untuk kematian dini. Penambahan berat badan saat usia 20-an juga berhubungan dengan peningkatan risiko kematian jika dibandingkan dengan orang yang memiliki berat badan popular.

Baca Juga:  Resisten Antimikroba Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Global - Kompas.com - Sains Kompas.com

Hasil lain adalah penurunan berat badan di usia pertengahan dan lebih tua secara signifikan justru terkait dengan peningkatan risiko kematian dini.

“Penurunan berat badan yang tidak disengaja bisa menjadi tanda kondisi akibat diabetes atau kanker,” kata peneliti An Pan, dikutip dari CNN.

Sedangkan, orang dengan berat badan popular yang tidak obesitas memiliki risiko kematian dini paling kecil.

Baca Juga:  Berat, Hadiah Kaleng Biskuit Hendra Setiawan Ditinggal di Lapangan? - BolaStylo

Menurut An Pan, studi ini bukan bertujuan membuat orang tidak menurunkan berat badan mereka. Melainkan, agar orang tidak mengalami kenaikan berat badan saat masa muda.

“Pesan pertama dari studi ini adalah mencoba untuk tidak menambah berat badan ketika Anda muda dan di usia tua fokus pada mempertahankan gaya hidup sehat,” ujar An Pan.(FAR)

Baca Juga:  Cara Menghitung Berat Badan Ideal Pria dan Wanita dengan Mudah - Dream

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close