Kesehatan

Penderita HIV/AIDS di Luwu Hampir Tembus 100 Orang, Ada ASN dan Pelajar – SINDOnews.com


ChaeruddinPenderita HIV/AIDS di Luwu Hampir Tembus 100 Orang, Ada ASN dan Pelajar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Suharkimin Sumar, mengungkap angka penderita HIV/AIDS di wilayah sudah hampir menembus angka 100 orang, termasuk ada ASN dan pelajar. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
LUWU– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu semakin gencar menggelar sosialisasi sekaligus peringatan terkait ancaman bahaya HIV/AIDS. Hal tersebut dilakukan lantaran angka penderita penyakit berbahaya ini semakin meningkat di Kabupaten Luwu.

- Advertisement -

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, Suharkimin Sumar, mengungkapkan angka penderita HIV/AIDS di wilayahnya sudah mendekati 100-an orang. Parahnya, penyebaran penyakit ini sudah menyerang semua kalangan umur dan pekerja.

Baca Juga:  Tips Lulus ASI Eksklusif - kumparan.com - kumparan.com

“Ada yang berstatus ASN dan pegawai swasta. Ada juga yang masih remaja atau pelajar,” kata Suharkimin, Jumat (6/9/2019).

Fenomena itu, Suharkimin menyebut tidak boleh dipandang biasa. Perlu adanya peningkatan kewaspadaan dan upaya-upaya pencegahan. “Jumlahnya memang sudah cukup banyak, jika diakumulasi penderitanya setiap tahun sudah hampir 100-an orang yang terjangkit HIV/AIDS,” terangnya.

- Advertisement -

Berdasarkan files Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, penderita HIV/AIDS di wilayahnya kebanyakan mengenai kaum pria. Disinyalir penyebaran dan pemicu penyakit ini adalah pola hidup yang tidak sehat dan faktor sosial.

Baca Juga:  6 Penyebab Perut Buncit meski Sudah Diet dan Olahraga - Bisnis.com

“Jika kita bandingkan, penderitanya kebanyakan pria. Media penyebaran adalah hubungan intim sesama jenis atau kaum homosexual, selebihnya faktor kehidupan sosial, seks bebas dan karena keturunan dan penyalagunaan obat-obat terlarang,” jelas dia.

Terkait kondisi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu berfokus lebih menajamkan program pencegahan dan penyuluhan ke masyarakat, termasuk sekolah-sekolah. Pihaknya juga mendukung langkah pemerintah yang menutup THM yang disinyalir berkontribusi pada perilaku sosial yang tidak sehat.

Baca Juga:  Ada 207 Penderita DBD dan DSS Selama Januari 2019, Kecamatan Tungkal Ilir, Wilayah Endemis - Tribun Jambi

“Salah satu bentuk pencegahan yang telah dilakukan pemerintah saat ini adalah penutupan THM dan peningkatan penyuluhan bahaya HIV/AIDS ke masyarakat termasuk ke sekolah-sekolah. Ini yang lebih banyak kami lakukan, promosi dan preventif,” pungkas dia.

(tyk)

KOMENTAR(pilih salah satu di bawah ini)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close