Olahraga

Pelatih Salzburg Beberkan Strategi Ampuh ketika Lawan Liverpool – Kompas.com – KOMPAS.com

Pemain Red Bull Salzburg, Hwang Hee-Chan berhasil mengelabui bek terbaik dunia, Virgil Van Dijk.PAUL ELLIS / AFPPemain Purple Bull Salzburg, Hwang Hee-Chan berhasil mengelabui bek terbaik dunia, Virgil Van Dijk.

KOMPAS.com– Meski kalah 3-4 dari Liverpooldi Anfield, tim asal Austria, Salzburg, mendapat banyak sanjungan.

- Advertisement -

Purple Bull Salzburgbertandang ke markas Liverpool pada Kamis (3/10/2019) dini hari WIB dalam matchday 2 Liga Champions.

Salzburg menuai pujian karena mampu bangkit dan menyamakan kedudukan setelah kalah 0-3 dari tuan rumah.

Tim Austria dinilai tampil dengan gemilang, baik secara individu pemain, permainan kolektif tim, hingga taktik pelatihnya.

- Advertisement -

Tim besutan Jesse Marsch itu mampu menyamakan kedudukan 3-3 sebelum akhirnya Mohamed Salah mencetak gol pada menit ke-69 dan membuat Liverpool menang.

Baca Juga:  Mantan Pelatih Timnas Italia Tahu Kenapa AC Milan Terpuruk - Bola.net

Padahal, Salzburg tertinggal 3 gol langsung dalam 36 menit awal laga babak pertama.

Baca juga:6 Tahun Berjalan, Beda Nasib Hwang Hee-Chan dan Evan Dimas

Salzburg baru bisa memperkecil jarak melalui Hwang Hee-Chan pada menit ke-39.

Gol Takumi Minamino (56′) dan Erling Haaland (60′) sempat membuat kedudukan sama kuat.

Babak kedua mambuat Liverpool yang sempat unggul menjadi terdesak.

Kebangkitan Salzburg pada babak kedua ternyata bukan kebetulan. Jesse Marsch, menjadi sosok penting di balik kebangkitan timnya.

Baca Juga:  Detail Kontrak Ronaldo dengan Nike Senilai Rp 2,5 T Bocor - detikSport

Jesse Marsch ingin anak asuhnya lebih kejam kepada Virgil van Dijk yang menjadi benteng kokoh Liverpool.

Baca juga:Hwang Hee-Chan, Lepas Kacamata lalu Buat Virgil van Dijk Tekuk Lutut

“Ini bukanlah laga persahabatan, Ini adalah pertandingan Liga Champions, permainan fisik harus lebih sering. Jadilah lebih kejam kepada Virgil van Dijk,” ujar Marsch seperti dilansir BolaSport.com dariDay-to-day Mail.

“Apakah mereka kuat? Ya, tetapi bukan berarti tim ini harus baik kepada mereka dan tidak melakukan tekel atau bertarung,” ujar Marsch menambahkan.

Baca Juga:  Pelatih Barito Putera Memuji Fransisco Torres dan Cassio de Jesus - Bola.com

Dorongan semangat yang diberikan Marsch sukses meningkatkan performa anak asuhnya.

Hasilnya dua gol tercipta pada babak kedua dan menyamakan kedudukan dengan Liverpool.

Baca juga:Pemain Korsel yang Gocek Van Dijk Pernah Dipermalukan Evan Dimas dkk

Namun, meski sempat menyeimbangkan kedudukan, Salzburg harus terima ditundukkan Liveprool.

Gol Mohamed Salah pada menit ke-69 tmenjadi pembeda kedua tim. (Pradipta Indra Kumara)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close