Olahraga

Paul Pogba Diusir Lewat Aksi Vandalisme di Luar Manchester United – Gilabola.com


Paul Pogba Diusir Lewat Aksi Vandalisme di Luar Manchester United
Gilabola.com –Paul Pogba diusir fans-nya sendiri lewat aksi vandalisme di atas rambu peringatan di luar kamp latihan Manchester United.

- Advertisement -

‘Pogba Out’, demikian coretan orang tak dikenal itu dengan cat semprot berwarna merah. Aksi vandalisme tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah gelandang asal Prancis itu alami pelecehan rasial di media sosial.

Tanda peringatan lalu lintas tersebut berisikan imbauan agar para suporter tidak menghentikan laju kendaraan para pemain untuk meminta tanda tangan di kawasan tersebut. Rambu itupun baru dipasang sekitar dua pekan lalu, tapi langsung menjadi ‘korban’ aksi corat-coret suporter United yang meminta Pogbasegera tinggalkan Old Trafford.

Baca Juga:  Setelah Pogba, Giliran Rashford Jadi Sasaran Rasisme - Kompas.com - KOMPAS.com

Saat ini, dengan semakin banyaknya para suporter yang berbondong-bondong datang ke Carrington untuk bertemu para pemain kesayangan mereka, termasuk Paul Pogba. Pihak Manchester United terpaksa memasang rambu peringatan di luar kamp latihan tersebut, dalam upaya untuk menjaga keselamatan para fans.

- Advertisement -

Rambu berwarna hitam tersebut ditulis dengan tinta warna putih dan berbunyi, ‘Pemain tidak diizinkan untuk berhenti dan memberikan tanda tangan, karena bahaya di jalan. Jangan berkerumun di jalan ini’.

Tapi, para preman menimpa kata-kata peringatan tersebut dengan tulisan, ‘POGBA OUT’ dengan cat semprot warna merah.

Ini menjadi insiden pelecehan terakhir yang dialami Pogba, 26 tahun, yang secara memalukan menjadi sasaran ejekan rasial setelah ia gagal mengeksekusi penalti terakhirnya ke gawang Wolves. Bintang asal Prancis itu telah alami pelecehan, bahkan ancaman mati setelah kegagalan penaltinya tersebut, yang membuat United hanya bermain imbang 1-1 melawan Wolves.

Baca Juga:  Kejuaraan Dunia Junior 2019 - Indonesia Turunkan Formasi Terkuat - Bolasport.com

“MENJIJIKKAN,” demikian ungkap pihak United saat mereka sedang bekerja keras untuk mengidentifikasi siapa yang berada di balik insiden penghinaan dan ancaman terhadap Pogba di media sosial. Sementara rekan-rekan satu tim Paul Pogba berbondong-bondong mendukungnya.

“Menjijikkan. Media sosial perlu lakukan sesuatu terkait hal ini,” ungkap Harry Maguire dalam akun Twitter resminya, seperti yang dikutipSunSport.

“Cukup sudah, ini harus dihentikan. Manchester United adalah keluarga. @Paulpogba adalah bagian besar dari keluarga ini. Anda serang dia, anda serang kami semua @manutd,” ungkap Marcus Rashford menambahkan.

Baca Juga:  Jatuh di Tes Pertama, Ini Penjelasan Alex Marquez - Kompas.com - KOMPAS.com

Pogba sendiri kemudian merilis pernyataannya di Twitter. “Nenek moyang dan orang tua saya sudah alami penderitaan agar generasi saya bisa hidup bebas hari ini, bekerja, naik bus, dan bermain sepakbola,” ungkap Pogba.

“Penghinaan rasial adalah sebuah ketidaktahuan, dan itu hanya akan membuat saya lebih kuat serta memotivasi saya untuk berjuang lebih keras bagi generasi berikutnya,” tambahnya.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close