Kesehatan

Pasien yang Pasang Ring di Jantung Harus Ubah Gaya Hidup, Jika Tidak, Ini yang Akan Terjadi – Tribunnews


TRIBUNNEWS.COM SURABAYA– Proses pemasangan ring jantung seperti yang dilakukan pemeran Bombom di Sinetron Bidadari,Cecep Rezamerupakan tindakan yang minim risiko. Namun pasien wajib ubahgaya hidup.

- Advertisement -

Karena merupakan tindakan non bedah, maka pasien bisa segera pulang setelah observasi pemasangan ring selesai.

Dikutip dari surya.co.id dengan judulSeberapa Bahaya Risiko Pasang Ring Jantung? Ini Jawaban Dokter Ahlinya,  dr Rohmad Romdoni, spesialis penyakit jantung mengatakan pemasangan ring dilakukan pada pasien yang mengalami penyempitan pembuluh darah.

Baca Juga:  Terlihat Cantik dan Aromanya Wangi, 8 Tanaman Ini Ternyata Sangat Ampuh Mengusir Nyamuk - Tribun Medan

Dikatakannya, pemasangan ring jantung merupakan prosedur nonbedah di bawah anestesi lokal yang diberikan di daerah pergelangan tangan ataupun pangkal paha.

- Advertisement -

Maka, selama tindakan berlangsung pasien akan dalam keadaan sadar.

“Sebenarnya lebih mudah lewat pangkal paha, tetapi ya selama prosesnya tidak boleh bergerak kakinya. Kalau di tangan masih bisa lebih fleksibel nanti pasiennya,” ungkapnya dalam keterangannya.

Risiko tindakan kateterisasi jantung sangatlah kecil, biasanya pemeriksaan kateterisasi berlangsung tanpa masalah.

Risiko yang bersifat sementara berupa luka memar akibat suntikan jarum, reaksi sensitif atau kepekaan pada zat kontras, ataupun gangguan irama jantung.

Baca Juga:  Pasien Kanker Sering Memiliki Tubuh Kurus, Ini Penyebabnya - TIMES Indonesia

“Rasa panas saat prosesnya itu ya saat zat kontras dimasukkan,” ujarnya.

Baca:Sudah Pasang Ring Jantung Seperti Cecep Reza, Semakin Aman atau Ada Risikonya?

Baca:Hadiri Pemakaman, Indra Birowo Masih Tak Menyangka Cecep Reza Sudah Meninggal

Ada keinginan Cecep Reza, pemeran Bombom dalam sinetron Bidadari, yang belum sempat terwujud hingga akhirnya meninggal dunia, Selasa (19/11/2019).
Ada keinginan Cecep Reza, pemeran Bombom dalam sinetron Bidadari, yang belum sempat terwujud hingga akhirnya meninggal dunia, Selasa (19/11/2019). (Instagram @cecepreza_)

Pemasangan ring jantung akan memperbaiki aliran darah dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada otot jantung sehingga bisa mengurangi nyeri dada (angina) dan sesak napas.

Hanya saja pasien penyempitan pembuluh jantung, biasanya punya faktor risiko seperti merokok, hipertensi, diabetes, kolesterol, stres, atau ada anggota keluarga yang mengalami masalah serupa.

Baca Juga:  Siap-siap! Pasang Iklan di Google Ads Kena PPN 10% - CNBC Indonesia

Sehingga memperbaikigaya hidupnya akan mengefektifkan pemakaian ring.

“Kalau setelah dipasang ring tidak dijaga pola hidupnya ya baru 1 atau 2 tahun sudah menyempit lagi pembuluh darahnya sampai 20 persen,” ujarnya.

Untuk itu, pasien yang pernah melakukan pemasangan ring jantung harus melakukan pemeriksaan kembali 2 tahun setelah pemasangan.

Baca Selengkapnya>>>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close