Bisnis

OJK Keluarkan Akumobil dari Daftar Perusahaan Ilegal – VIVA – VIVA.co.id


Warta Ekonomi.co.id, Bandung– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengeluarkan entitas PT Aku Digital Indonesia (Akumobil) dari daftar perusahaan ilegal. Perusahaan tersebut secara resmi terdaftar dengan dalam pengawasan regulator jasa keuangan Tanah Air.

- Advertisement -

Traditional Operation Supervisor, Nurul Husni Farid, mengaku secara bertahap akan melakukan kembali berbagai kegiatan yang terkait rencana atau program dari Akumobil di antaranya kembali melakukan kegiatan kegiatan promosi dengan konsepingenious marketing and marketing and marketingdengan rekomendasi dan pengawasan dari OJK.

“Mengubah kegiatan usaha penjualan mobil seharga Rp50 juta dalam rangka promosi, dari sistem pengundian menjadi penjualan mobil dengancashbacksebesar 25 persen dari harga mobil,” katanya kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/9/2019).

Baca Juga:  Moonton Keluarkan Hero Marksman Tersulit Dan Sakit Di Mobile Legends - Gamebrott.com

Akumobil juga telah mendaftarkan dan terdaftar padagadget Online Single Submission (OSS)di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

- Advertisement -

“Maka, kami melakukan pembaruan situs/web keep, serta melakukan perkenalan sistem aplikasi yang akan digunakan oleh masyarakat luas dari PT Aku Digital Indonesia,” ujarnya

Pembaruan tersebut, kata Nurul Husni, yakni program-program dari akumobil yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia seperti ‘AkuJemput’, ‘AkuProperty’, ‘AkuEnergi’, ‘AkuPay” yang akan terintegrasi dalam satu aplikasi dengan nama “AKU”.

Baca Juga:  Cukup Keluarkan Rp 219 Ribu, Lampu Mitsubishi Xpander Jadi Lebih Terang dan Bergaransi - GridOto.com

“Nantinya kami perkenalkan melalui media sosial, match, serta media cetak berjaringan, dan tentunya kegiatan atau program tersebut akan disertakan juga rekomendasi dan arahan dari OJK,” ungkapnya.

Melalui prosedural yang sudah dijalankan dan sesuai aturan dari OJK, Kementerian Perdagangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kejaksaan, Kepolisian RI, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Baca Juga:  Keluarkan Es Krim Seharga Rp 2.000-an, Ini Alasan Unilever - Kompas.com - KOMPAS.com

“Kami bisa menyelesaikan dan masih terus melakukan kewajiban seperti membuat perizinan yang sesuai peraturan dan hukum yang berlaku, serta menyelesaikan kewajiban kami kepada konsumen yang sampai saat ini juga akan terus kami lakukan yang menjadi hak para konsumen dari produk-produk Akumobil,” jelasnya.

Nurul Husni berharap bahwa Akumobil bisa menjadi perusahaan yang mampu membangkitkan ekonomi masyarakat serta ekonomi bangsa dan negara.  “Ini adalah harapan dari seluruh bagian Akumobil,” tuturnya.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close