Kesehatan

Nyeri Saat Berhubungan dengan Pasangan? Mungkin Ini Sebabnya – Cantik Tempo.co


TEMPO.CO,Jakarta– Sebagian wanita merasakannyerisaat berhubungan intim dengan pasangannya. Rasa nyeri, yang disebut juga dengan dispareunia, ini bisa terjadi sebelum atau saat penetrasi. Karena merasa tidak nyaman, kondisi ini membuat banyak perempuan malas melakukan hubungan seksual. Apa penyebabnya?

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan Rumah Sakit Pondok Indah-Puri Indah Grace Valentine mengatakan bahwa penyebab nyeri saat berhubungan ini beragam, dari endometriosis panggul sampai dengan infeksi.

Loading...

Endometriosis merupakan jaringan endometrium atau lapisan dalam rahim yang tumbuh di characteristic lain, termasuk tuba fallopi dan panggul. Kondisi ini dialami sekitar 10 persen wanita. “Endometriosis panggul menyebabkan penderitanya mengalami nyeri haid yang mengganggu aktivitas dan berkembang di usia reproduksi,” kata Grace dalam diskusi di Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019.

Baca Juga:  Ingin Bersihkan Paru-Paru? 9 Cara Ini Wajib Dicoba - Tribun Medan

Penyebab lainnya adalah massa tumor di panggul atau kista ovarium. Lalu, kekeringan di vagina atau vaginal dryness. Menurut Grace, kekeringan vagina biasanya terjadi karena foreplay yang kurang atau masalah hormonal pada wanita yang baru melahirkan dan memasuki masamenopause. “Pada wanita menopause kulit di sekitar vagina tipis dan susah mengeluarkan cairan,” ujar dia.

Sedangkan pada wanita yang baru melahirkan dan menyusui, hormon prolaktin yang meningkatkan produksi air susu ibu biasanya meningkat. Hormon ini membuat hasrat seksual menurun dan vagina kering. Itu sebabnya, wanita yang habis melahirkan biasanya malas berhubungan.

Baca Juga:  Penelitan Terbaru Ungkap Bayi Sangat Rentan Terkena Campak - Republika Online

Di antara banyak penyebab itu, yang paling sering ditemui adalah vaginitis atauinfeksidi vagina. Ini biasanya ditandai dengan keputihan yang tidak berhenti, berwarna putih kental, kuning, atau hijau, disertai dengan rasa gatal dan bau tidak enak.

Grace juga mengatakan bahwa wanita harus berhati-hati ketika sedang berhubungan terasa nyeri dan keluar darah di luar siklus menstruasi. “Itu merupakan warning bahwa ada sesuatu di mulut Rahim, apakah infeksi polip, lesi prakanker, atau kanker serviks,” kata dia.

Baca Juga:  Enam Cara CERDIK Cegah Diabetes - Republika Online

Sumber

Tags
Loading...

Related Articles

Back to top button
Close