Bisnis

News Kembali Sentil Kinerja Pertamina, ESDM: Kami Geregetan! – CNBC Indonesia

Kembali Sentil Kinerja Pertamina, ESDM: Kami Geregetan!Foto: Foto/Direktur Jenderal Migas Djoko Siswanto memberi keterangan pers tentang Penurunan Harga dan Kebijakan System Harga BBM Umum di Ruang Sarulla Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Minggu (10/2)./Muhammad Sabki/CNBC Indonesia

           <div>

               <strong>Jakarta, CNBC Indonesia -</strong><a href="https://www.cnbcindonesia.com/tag/esdm">Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)</a>'menyentil' kinerja PT Pertamina (Persero) yang dinilai lambat. Hal ini bahkan membuat Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Djoko Siswanto gregetan.

“Saya gregetan sama Pertamina. Minyak yang kita temukan sejak jaman belanda maksimal hanya bisa diangkat 5%. Makanya perlu EOR dong, harus segera diterapkan. Di lapangan itu lambat ambil keputusan untuk EOR,” ujar Djoko saat dijumpai di Gedung Migas, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca Juga:  Menghidupkan Kembali Antusiasme Belajar lewat Kelas Digital - Kompas.com - KOMPAS.com

Memang, sampai saat ini, penerapan teknologi Strengthen Oil Restoration/EOR untuk meningkatkan produksi dan lifting minyak RI belum banyak dilakukan. Pilot challenge-nya, baru di Lapangan Duri dan Lapangan Tanjung, milik Pertamina EP yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero).

Di Lapangan Duri, EOR-nya menggunakan teknologi injeksi uap (steamflood), yang disuntikkan dekat dengan dasar reservoir melalui sumur injeksi, kemudian, uap air naik ke permukaan reservoir. Uap mengalirkan panas ke minyak berat dingin, dan mengurangi tingkat kekentalan sehingga minyak dapat lebih mudah bergerak untuk dialirkan ke sumur-sumur produksi.

Baca Juga:  Pedagang Mobil Bekas Sebut Harga Jual Chevrolet Makin Anjlok - GridOto.com

Sedangkan, di Lapangan Tanjung, Pertamina EP menggunakan EOR dengan metode polymer flooding atau menggunakan self-discipline fabric polimer. Injeksi polimer merupakan salah satu teknik kimiawi yang digunakan dalam proses perolehan minyak atau EOR tersebut.

“Manajemen Pertamina itu lama kalau ambil keputusan, birokrasi, takut. Risiko dalam keputusan itu selalu ada, kalau takut ambil keputusan ya tidak usah kerja,” pungkas Djoko.

Baca Juga:  Kembaran Daihatsu Rocky Siap Diluncurkan Awal November - Detikcom

(gus/gus)

           </div>






       </div><br><a href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20190816155614-4-92578/kembali-sentil-kinerja-pertamina-esdm-kami-geregetan" class="crf_nowrap button purchase" rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank">Sumber</a>

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close