Bisnis

Negosiasi Dagang AS-China Terhenti – Kompas.com – KOMPAS.com


JAKARTA, KOMPAS.com– Negosiasi dagang berisiko tinggi antara AS dan China mengalami masalah ketika kedua negara berusaha untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan secaraterbatas.

Melansir CNBC, Kamis (14/11/2019), AS saat ini sedang berusaha untuk mengamankan konsesi yang lebih kuat dari China guna mengatur perlindungan kekayaan intelektual dan menghentikan praktik switch teknologi paksa sebagai imbalan untuk menarik kembali beberapa tarif.

Dari beberapa keterangan sumber terdekat AS dan China, kedua belah pihak mengalami kebuntuan dalam kesepakatan. Meski demikian, AS dan China menyebut bahwa mereka pada prinsipnya memiliki perjanjian yang harus disepakati sejak sebulan yang lalu.

Baca Juga:  Beli Kawasaki Ninja 250 Bulan Ini, Siap-siap Kaget Dengan Cashbacknya - GridOto.com

Baca juga : Perang Dagang, Trump Kembali Sentil China dan Menyalahkan Obama

The Wall Avenue Journal pertama kali melaporkan bahwa kedua negara mengalami hambatan dalam pembicaraan perdagangan. Disebutkan juga bahwa China ragu untuk berkomitmen dengan AS terkait dengan sejumlah produk pertanian tertentu dalam konteks kesepakatan potensial.

China setuju untuk membeli hingga 50 miliar buck AS pada barang-barang pertanian AS, sebagai bagian kesepakatan perdagangan fase satu seperti yang sebelumnya dikatakan Presiden Donald Trump bulan lalu.

Baca Juga:  Mantap! Harga CPO Cetak Rekor Tertinggi Baru - CNBC Indonesia

Kedua negara mencapai kesepahaman bulan lalu dan mulai bekerja untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan terbatas yang diperkirakan akan ditandatangani pada akhir bulan ini.

China bersikeras untuk mengembalikan tarif yang ada sebagai bagian dari kesepakatan itu, tetapi AS menunjukkan perlawanan terhadap penghapusan tersebut.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan bahwa tidak akan ada penyesuaian tarif sampai kesepakatan perdagangan dengan China dibuat.

Baca Juga:  Damai Dagang AS-China di Depan Mata, Sayonara Yen! - CNBC Indonesia

Pemerintahan Trump telah mengenakan tarif lebih dari 500 miliar buck AS pada barang-barang Cina, sementara Beijing mengenakan bea sekitar 110 miliar buck AS pada produk-produk Amerika.

Baca Selengkapnya>>>

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker