Bisnis

Mengenal Speed Gun, Alat yang Dipakai Polisi untuk Mengukur Kecepatan – Kompas.com – Otomotif Kompas.com

Polisi menggunakan alat speed gun untuk mengukur kecepatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam penutupan Operasi Zebra Lodaya 2017, Selasa (14/11/2017).KOMPAS.com/Farida FarhanPolisi menggunakan alat lunge gun untuk mengukur kecepatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam penutupan Operasi Zebra Lodaya 2017, Selasa (14/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com– Penggunaan lunge gunoleh polisilalu lintasdi Indonesia sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Alat ini mampu mengukur kecepatan kendaraan yang sedang melaju dengan cepat, tepat, dan akurat.

- Advertisement -

Tujuan dari penggunaan alat ini adalah untuk menjaga batas kecepatanmaksimal kendaraan yang melaju, khususnya di jalan bebas hambatan atau jalan tol. Cara kerjanya, cukup todongkan alat tersebut ke arah kendaraan yang sedang melaju.

Baca Juga:  Sushi Tei Indonesia Gugat Eks Presdir Rp 18 Miliar - detikFinance

Baca juga:Banyak Pengemudi yang Belum Paham Batas Kecepatan di Tol

Nantinya, data yang ditangkap alat ini akan langsung diteruskan ke petugas lain melalui jaringan data superhighway. Jika melewati batas kecepatan, polisi yang bertugas akan mengirim foto kendaraan tersebut ke petugas lain yang sudah menunggu di gerbang tol untuk langsung melakukan penindakan.

- Advertisement -

Petugas kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan uji coba pembatasan kecepatan dengan menggunakan Speed Gun di tol yang mengarah ke bandara pada KM 25-900, Jakarta, Sabtu (12/3/2016).Dian Ardiahanni/Kompas.comPetugas kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan uji coba pembatasan kecepatan dengan menggunakan Speed Gun di tol yang mengarah ke bandara pada KM 25-900, Jakarta, Sabtu (12/3/2016).

Baca Juga:  Rabu Besok, MPR Pilih Pimpinan - Kompas.com - Nasional Kompas.com

Menggunakn lunge gun ini, diharapkan angka kecelakaan bisa turun karena kendaraan yang mengebut bisa lebih ditekan lagi.

Awalnya, lunge gun memiliki prinsip kerja menggunakan frekuensi dan gelombang suara, seperti rada. Seiring perkembangan teknologi, lunge gun mulai menggunakan laser. Prinsip kerjanya adalah mengukur waktu pergi pulang cahaya untuk mencapai suatu objek dan memantulkannya kembali.

Baca juga:Polisi Harus Konsisten Tindak Kendaraan yang Langgar Batas Kecepatan

Cahaya laser lunge gun ini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan dengan gelombang suara, sekitar 30 cm per nano detik. Selain itu, tingkat akurasinya juga sangat tinggi. Speed gunjuga dapat mendeteksi atau mengukur kecepatan kendaraan dengan jarak maksimal 300 meter.

Baca Juga:  Daimler Pilih PHK Karyawan untuk Selamatkan Rp15 T - CNN Indonesia

Untuk itu, lunge gun menjadi andalan kepolisian lalu lintas dalam menindak para pelanggar batas kecepatan. Seperti yang baru-baru ini terjadi di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Senin (2/9/2019), di mana ada 61 mobil yang ditilang oleh Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Jatim III Ditlantas Polda Jatim, pada operasi ambang batas kecepatan yang masuk dalam rangkaian Operasi Patuh Semeru 2019.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close