Berita Terkini

Makan Karbohidrat Berlebihan Bisa Bikin Gemuk? Simak Kata Ahli – Cantik Tempo.co


TEMPO.CO,Jakarta– Terlalu banyak makankarbohidrat secara konsisten, bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Tapi bukan berarti Anda harus menghentikan konsumsi karbohindrat sama sekali. Ada satu hal sederhana untuk diingat tentang karbohidrat dan peran yang dimainkannya ketika menyangkut tubuh. 

- Advertisement -

Karbohidratadalah bahan bakar bagi tubuh Anda. “Seperti gasoline untuk mesin, jadi semakin banyak Anda mengendarai mobil, semakin banyak gasoline yang Anda butuhkan. Semakin sedikit Anda mengendarai mobil, semakin sedikit gasoline yang Anda butuhkan,” kata Jason Machowskyahli food blueprint olahraga bersertifikat dan ahli fisiologi olahraga Health facility For Special Surgical operation’s Tish Sports activities Performance Center.

Baca Juga:  Sering Makan Cake & Roti Manis Bisa Tingkatkan Resiko Demensia di Hari Tua, Kemungkinan Hingga 74% - Tribun Style

Jason Machowskyahli menjelaskan ketika Anda melakukan latihan HIIT, atau latihan apa pun pada saat itu, tubuh Anda mengubah karbohidrat menjadi energi melalui setiap gerakan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pembatasan karbohidrat jangka panjang berdampak terhadap suasana hati dan fungsi kognitif Anda secara negatif.

Jika Anda ingin menghindari rasa tidak bersemangat, Anda harus makankarbohidrat,dan secara umum, konsumsilah makanan yang seimbang yang meliputi protein, lemak, dan makanan olahan minimal. “Karbohidrat adalah kalori sehingga apakah Anda makan karbohidrat terlalu banyak, terlalu banyak lemak, atau terlalu banyak protein untuk apa yang tubuh Anda bakar, ada potensi bahwa Anda akan menambah berat badan,” kata ujar Machowskyahli, seperti dilansir dari laman Purewow.

- Advertisement -

“Menambah berat badan terlalu banyak bagi mereka yang kelebihan berat badan dapat menyebabkan masalah metabolisme lainnya sejauh resistensi insulin, penyakit jantung, dan pradiabetes,” jelasnya. Karbohidrat yang berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan, tetapi Machowskyahli berkata, “Ini bukan hanya karbohidrat itu sendiri, itu hanya makan terlalu banyak dan tidak aktif. Karbohidrat hanya satu fokus potensial dari [penambahan berat] itu.”

Baca Juga:  Benarkah Pola Makan Buruk Merusak Saraf Optik? - TIMES Indonesia

Sedangkan Untuk memastikan Anda mendapatkankarbohidratyang cukup untuk energi tetapi tidak makan berlebih, Machowskyahli mengingatkan pedoman umum secara tradisional adalah 120 hingga 140 gram karbohidrat per hari sebagai dasarnya. Jika Anda menginginkan panduan yang lebih khusus tentang apa dan berapa banyak yang harus Anda makan setiap hari, konsultasikan dengan ahli atau dokter.

Baca Juga:  Akhirnya Luna Maya Buka Suara Soal Video Mesum dengan Ariel NOAH, Alami Imbas Sama dengan Cut Tari? - Banjarmasin Post

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close