Bisnis

Luhut Minta Mobil dan Motor Dinas Pakai Kendaraan Listrik – Kompas.com – Otomotif Kompas.com

Ajang IEMS 2019 resmi dibuka, jadi pameran kendaraan bermotor listrik pertama di IndonesiaKompas.com/DioAjang IEMS 2019 resmi dibuka, jadi pameran kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com –Guna mendorong semangat generation elektrifikasidi Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menginginkan dua tahun dari sekarang, seluruh kendaraan dinas BUMN, Swasta, hingga pemerintah Indonesia menggunakan teknologi listrik.

- Advertisement -

Bahkan, dirinya mengaku bahwa usulan tersebut telah dibawa ke meja Presiden RI dan beberapa Kementerian terkait. Hanya saja ada hal-hal yang patut diperhatikan lebih dulu sebelum mengabulkannya.

“Sekitar 6 bulan lalu, saya sudah sampaikan kepada Presiden RI terkait usulan ini. Jika sudah matang, mungkin pada tahun 2021 atau 2022, semua pengadaan barang untuk sepeda motor dan mobil di wilayah tertentu (sudah siap), kita wajibkan menggunakan kendaraan listrik,” katanya saat membuka acara Indonesia Electrical Motor Point to (IEMS) 2019 di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga:  "Injury Time" Kasus Novel Baswedan... - Kompas.com - Nasional Kompas.com

Baca juga:Nissan Pamerkan Teknologi dan Mobil Listrik di IEMS 2019

- Advertisement -

Booth PLN dalam pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019.Kompas.com/DonnyBooth PLN dalam pameran Indonesia Electrical Motor Point to (IEMS) 2019.

“Sudah rapat dengan Kepolisian, semua Kementerian, dan sudah sepakat bahwa kita akan dorong ini,” ujar Luhut lagi.

Di kesempatan sama, dirinya juga mendukung untuk segera mengaspalkan bus listrik dari PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang kini tengah diuji coba. Diharapkan, bus karya anak bangsa tersebut mampu menggantikan angkutan kota berbahan bakar fosil.

Baca Juga:  Survei LSI, Menguatnya Tingkat Kepercayaan pada Jokowi hingga Buruknya Kebebasan Sipil Halaman all - Kompas.com - Nasional Kompas.com

“Saya mendorong supaya anak bangsa bisa membuat kendaraan listrik, seperti bus listrik yang sekarang sedang proses untuk beropreasi (dari MAB). Jika sudah bisa, ini pakai saja di kota-kota,” kata Luhut.

Tes bus listrik MAB dengan Kemenhub di JakartaTes bus listrik MAB dengan Kemenhub di Jakarta

Baca juga:Kemenhub Siapkan Pengadaan Bus Listrik di 2021

Jika generation kendaraan listrik di Indonesia dapat berjalan optimum, akan banyak efek positif yang didapat. Satu diantaranya, kata Luhut lagi, adalah menambahkan investasi dan mengurangi impor terhadap energi bahan bakar fosil secara signifikan.

Baca Juga:  Petinggi Grab Respons Persaingan Bisnis dengan Gojek - CNN Indonesia

“Kalau berbicara pabrik baterai di Morowali saja, pada tahun 2024 entire investasinya akan mencapai lebih dari USD 3 miliar. Belum lagi turunan lainnya,” katanya.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close