Bisnis

Kini, Urus Hak Tanggungan Pertanahan Cukup 7 Hari – Kompas.com – Properti Kompas.com


JAKARTA, KOMPAS.com –Kementerian Agraria dan Tata Ruang berkolaborasi dengan Bank BTN meluncurkan layananHak TanggunganElektronik(HT-el).

- Advertisement -

Elektronifikasi ini memungkinkan efisiensi waktu pengurusan sertifikat Hak Tanggunganmenjadi jauh lebih cepat, yakni dari biasanya 100 hingga 200 hari, menjadi 7 hari saja. 

“Tadi dikatakan hari ketujuh (selesai). Kalau kepastian HT-nya sudah jelas, tentu dampaknya ke bisnis,” ucap Direktur IT dan Operation BTN Andi Nirwoto di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Efesiensi ini, imbuh Andi, diyakini akan turut meningkatkan produktivitas penerbitan sertifikat HT.

- Advertisement -

“Katakanlah rata-rata setahun bisa 50.000 sampai 60.000 HT yang diterbitkan, mungkin dengan cara ini bisa lebih produktif. Jadi akan ada penambahan bisnis, perlu dihitung juga, karena dampaknya banyak,” urai Andi.

Baca Juga:  Ditanya Kasus Novel, Jokowi Malah Jawab soal Kabinet - Kompas.com - Nasional Kompas.com

Baca juga:Apersi Anggap Penjualan Lahan Ibu Kota untuk Hindari Spekulan

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil mengatakan, untuk tahap awal terdapat 42 kantor pertanahankabupaten/kota di 20 provinsi sebagaipilot missionlayanan pertanahan terintegrasi elektronik

Nantinya, salah satu bentuk penerapan layanan pertanahan berbasis elektronik ini adalah dengan menggunakan tanda tangan elektronik.

Baca Juga:  Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro Resmi Meluncur - Kompas.com - Tekno Kompas.com

Tanda tangan tersebut dapat digunakan untuk memberikan persetujuan atau pengessahan dokumen elektronik pertanahan. 

“Ini baru tahap awal, nanti sambil kami perbaiki. Sehingga awal tahun depan diperbanyak lagi. Tujuannya agar seluruh layanan di BPN ini elektronik, tapi kami juga melihat kesiapan BPN dan masyarakat,” cetus Sofyan. 

Sofyan menambahkan, selain HT-el, ada tiga layanan pertanahan yakni layanan elektronik informasi pertanahan berupa zona nilai tanah, surat keterangan pendaftaran tanah (SKPT) dan pengecekan, dan modernisasi layanan permohonan surat keputusan pemberian hak atas tanah.

Sedangkan untuk HT-el sendiri meliputi layanan Pendaftaran Hak Tanggungan, Roya, Cessie dan Subrogasi. 

Baca Juga:  Samsung Galaxy A20s Dibekali Tiga Kamera Belakang? - Kompas.com - Tekno Kompas.com

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR Himawan Arief Sugoto mengatakan, HT-el ini merupakan langkah awal untuk menyiapkan kantor pertanahanberbasise-net page of jobdanzerowarkah.

Saat ini, Kementerian ATR/BPN sedang menyiapkan sebagian besar layanan elektronik termasuk juga informasi tata ruang. 

“RUU Pertanahankuncinya. Jika ini disahkan akhir September, maka Kantor Pertanahankita menujue-net page of jobdan zero warkah,” tambah Himawan.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close