Bisnis

Karoseri Semarang Telah Ekspor Bus Hingga ke Fiji – Kompas.com – KOMPAS.com

Fasilitas perakitan bus Karoseri Laksana di Ungaran, Semarang, Jawa TengahKOMPAS.com/DioFasilitas perakitan bus Karoseri Laksana di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah

SEMARANG, KOMPAS.com– Perusahaan Karoseri yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah, CV Laksana telah mengekspor unit bus ke sejumlah negara di Asia. Tujuannya mulai dari Fiji, Bangladesh, dan Timor Leste.

- Advertisement -

Direktur Komersial Laksana Alvin Amran, mengatakan pihaknya terus mencoba peluang pasar-pasar baru di mancanegara. Sejak tahun 2009, Alvin menambahkan telah mengekspor sekitar 200-an unit bus ke negara-negara tersebut.

“Kami awal berdiri sekitar 1977, awalnya berupa karoseri mobil-mobil kecil. Tapi mulai 1990-an berali ke kendaraan besar, dan fokus di bus medium ukuran enam roda ke atas,” ujarnya di pabrik Laksana di Ungaran, Jawa Tengah (14/11/2019).

Baca Juga:  Karoseri Bus AKAP Jadi Produk Paling Laris Buatan Laksana - Tempo

Baca juga:Fakta Kecelakaan Bus di Tol Cipali, Diduga Sopir Lalai hingga 7 Orang Tewas

- Advertisement -

Alvin Arman, Direktur Komersial Laksana BusKOMPAS.com/DioAlvin Arman, Direktur Komersial Laksana Bus

Mannequin bus yang diekspor pun beraneka ragam, namun umumnya bertipegovt top chargeyang dihargai sekitar Rp 480 jutaan sampai Rp 500 jutaan, dengan konfigurasi bangku 2-1 atau 2-2.

Baca Juga:  Eks Bos Bank Bali Gandeng Yusril Lawan Standard Chartered - detikFinance

“Ke Bangladesh malah banyak mintadouble decker, ini sudah 18 unit. Harga bodidouble deckersekitar Rp 3,1 miliar,” ucapnya.

Dia juga menargetkan, dapat mencapai produksi hingga 1.200 unit sampai akhir tahun. Menurutnya, segmen bus masih bisa mencatatkan pertumbuhan positif pada tahun ini.

Baca juga:Kronologi Kecelakaan Bus di Tol Cipali yang Tewaskan 7 Orang

Laksana Bus juga telah mengekspor sejumlah model ke beberapa negara di AsiaKOMPAS.com/DioLaksana Bus juga telah mengekspor sejumlah model ke beberapa negara di Asia

“Sepanjang Januari-Oktober, sudah sekitar 1.000-an unit. Kalau kapasitas maksimal perusahaan 1.500 unit,” ucap Alvin.

Baca Juga:  Pertandingan PSIS Semarang Vs Persebaya Tanpa Penonton, Mengapa? - Bolasport.com

“Memang tidak besar tumbuhnya, tapi relatif saya pikir bus masih baik tahun ini. Masih ada pertumbuhan, kami cukup senang dengan capaian sejauh ini,” katanya.

Alvin mengatakan, ada dua faktor yang membuat bisnis bus membaik kinerjanya. Pertama adalah infrastruktur jalan tol Trans Jawa yang sudah rampung, dan semakin baiknya sistem transportasi darat karena masyarakat mencari moda transportasi alternatif selain pesawat.

Baca Selengkapnya>>>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close