Kesehatan

Kanker Jadi Penyebab Kematian Tertinggi pada Orang Kaya – detikHealth


Jakarta– Tren penyakit secara global terus mengalami perubahan dan dua studi terbaru di jurnal The Lancet melihatsakit jantungkini mulai disalip olehkankersebagai penyebab kematian tertinggi. Hal ini dilaporkan terjadi terutama di populasi negara-negara kaya.

- Advertisement -

Studi menyebut pergeseran tren penyakit ini terjadi kemungkinan karena perawatan sakit jantung yang lebih baik di antara populasi ekonomi menengah ke atas. Orang-orang dapat dengan mudah mengakses obat untuk kolesterol tinggi atau hipertensi yang jadi faktor risiko penyakit jantung.

Baca Juga:  5 Penyakit Seksual yang Menular Tanpa Hubungan Intim, Apa Saja? - Suara.com

Pada akhirnya dengan angka penyakit dan kematian karena penyakit jantung berkurang, kanker dapat menyusul sebagai penyakit mematikan nomor satu. Peneliti memprediksi tren ini juga akan tampak secara global.

“Laporan kami menemukan kanker jadi penyebab kematian terbanyak nomor dua di dunia pada tahun 2017, bertanggung jawab pada sekitar 26% kasus kematian. Tapi kemungkinan kematian karena sakit jantung akan terus berkurang sehingga kanker berpotensi jadi penyakit paling mematikan hanya dalam waktu beberapa dekade.” kata Profesor Gilles Dagenais dari Laval College seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/9/2019).

- Advertisement -

Dari 55 juga kematian di dunia pada tahun 2017, peneliti mengatakan sekitar 17,7 jutanya karena penyakit jantung. Beberapa kondisi yang bisa disebut sakit jantung seperti gagal jantung, angin duduk, serangan jantung, dan stroke.

Baca Juga:  Jangan Sepelekan Bronkitis, Kenali Gejala, Penyebab hingga Cara Mencegahnya - Poskotanews

Sekitar 70% dari semua kasus dan kematian karena sakit jantung tersebut disebabkan oleh faktor risiko yang dapat dihindari seperti hipertensi, kolesterol tinggi, weight reduction program tidak sehat, merokok dan faktor gaya hidup lainnya.

Simak Video “Kisah Pria yang Hampir Tewas 9 Kali karena Idap Kondisi Langka
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

Baca Juga:  Waspadai, 3 Penyebab Katarak pada Anak - Tempo.co

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close