Olahraga

Iwan Bule Berharap FIFA Tidak Hukum Indonesia – Kompas.com – KOMPAS.com


KOMPAS.COM – Calon Ketua Umum PSSI, M Iriawan, berharap sepak bola Indonesia tidak dihukum FIFA. 

- Advertisement -

Harapan tersebut disampaikan Iwan Bule – sapaan akrabnya – terkait kericuhan yang dilakukan sejumlah oknum suporterIndonesia pada pertandingan Indonesia vs Malaysiadi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2019). 

“Terkait suporter kita dirugikan dengan kejadian ini. Saya tidak tau apakah ada catatan dari FIFA dan semoga tidak ada hukuman yang membuat kita susah,” kata Iwan Bule.

Baca juga:Media Malaysia Ramai Memberitakan Kemenanangan Harimau Malaya

- Advertisement -

Iwan mengakui kerusuhan tersebut bisa berdampak Indonesia akan sulit menggelar kembali match internasional.

“Bisa saja kita gak boleh bermain di kandang lagi. Tapi semoga gak demikian,” tutur Iwan Bule. 

“Ini menjadi pelajaran buat suporter kita. Apalgi kita mau maju Piala Dunia 2021 tentu tak mudah buat gelar pertandingn itu,” jelas Iwan.

Baca Juga:  Lampard Berharap Fans Chelsea Bisa Terus Sabar - detikSport

Insiden tersebut terjadi pada babak kedua dalam pertandingan Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2019) malam.

Pertandingan tersebut berakhir untuk kemenangan Malaysia dengan skor 3-2.

Saat laga imbang 2-2, kericuhan pecah. Sejumlah oknum dari suporter Indonesia melakukan intimidasi. Mereka melemparkan botol mineral ke arah fans Malaysia.

Baca juga: Indonesia Vs Malaysia, Simon McMenemy Tak Bisa Terima Kenyataan

Ada pula yang melemparkan bom asap ke arah tribune yang ditempati fans Malaysia.

Tak hanya sampai di situ. Sejumlah oknum suporter terlihat menerobos pagar pembatas untuk menyerang suporter tim tamu.

Setelah pertandingan, fans Malaysia pun tidak bisa langsung keluar dari stadion.

Baca Juga:  Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia untuk SEA Games 2019 - Kompas.com - KOMPAS.com

Mereka baru bisa keluar setelah keadaan kondusif dan itu pun mereka didampingi oleh petugas keamaan.

Kejadian tak terpuji itu yang membuat FAM kecewa sehingga mereka akan melayangkan protes ke FIFA.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, melalui akun Instagramnya, menyatakan akan memebuat laporan resmi ke Pemerintah Indonesia dan Menpora Indonesia, Imam Nahrawi, terkait insiden ini.

Baca juga:Tak Terganggu Ricuh, Andritany: Sudah Biasa di Sepak Bola Indonesia

Syed Saddiq juga mendukung langkah FAM soal rencana mereka mengajukan protes ke FIFA.

Kecaman terhadap tindakan suporter Indonesia diungkapkan Syed Saddiq di akun Twitter-nya.

Berikut petikannya:

Beberapa waktu yang lalu saya bersama suporter Harimau Malaya menonton kualifikasi Piala Dunia di Stadion Gelora Bung Karno.

Baca Juga:  Liverpool Siapkan Kontrak Baru untuk Mane - detikSport

Benda besi, botol & suar dilemparkan pada kami beberapa kali.

Ada juga beberapa pendukung Indonesia yang mencoba masuk ke wilayah pendukung Malaysia dan pertandingan harus segera dihentikan.”

Saya diberitahu oleh FAM bahwa mereka akan mengajukan keluhan resmi ke FIFA.

Saya juga akan membuat laporan resmi kepada pemerintah Indonesia dan rekan-rekan saya di sana.

Gangsterisme tidak akan ditoleransi dengan cara apa pun.

Keamanan pemain dan pendukung Malaysia adalah prioritas.

Saya masih bersama pendukung Malaysia di stadion sambil menunggu di luar sampai kami bisa pulang.

Ini adalah peristiwa menyedihkan bagi industri sepakbola yang seharusnya menjadi media pemersatu.

Saya berjanji untuk menuntut keadilan bagi warga Malaysia.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close