Bisnis

Ini Tips Agar Tak Buntung Main Saham Dari Ellen May – CNBC Indonesia


Jakarta, CNBC Indonesia– Berburu saham multibagger menjadi idaman bagiinvestor ritelyang ingin memperoleh cuan tinggi. Meski bisa memberikan keuntungan (return) hingga bisa di atas 100% namun perlu diingat ‘excessive threat, excessive return’.

- Advertisement -


Terdapat beberapa langkah untuk mengantisipasi tingginya risiko yang ditimbulkan dari transaksi saham, terutama untuk saham-saham multibagger. Perlu diketahui, saham multibagger diartikan sebagai saham-saham yang memberikan keuntungan lebih dari 100%.

Ellen Would possibly merely, dealer Indonesia yang sukses mengemukakan terdapat lima poin yang perlu diingat dalam bertransaksi saham. Dia menyebutnya sebagai five golden guidelines dalam transaksi saham. Apa saja?


Baca Juga:  Mana yang Lebih Cuan; Emas, Saham, atau Reksa Dana? - CNBC Indonesia

- Advertisement -

1) Launch Little. Mulailah membeli saham dengan nilai kecil.

2) Gunakan Eksposur. Tentukan berapa persen uang yang digunakan untuk membeli saham. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi pasar saat itu, semakin fluktuasi pasar maka sebaiknya kurangi eksposur di saham-saham yang berisiko.

Jika membeli saham-saham 2nd liner, jangan gunakan eksposur terlalu besar saat market volatil. Misal 25%, seiring dengan membaiknya pasar tambah terus eksposurnya.

Baca Juga:  Pemegang Saham Chandra Asri (TPIA) Restui Merger Anak Usaha - Bisnis.com

3) Tentukan jumlah risiko yang bisa ditanggung dan diterima. Misal masuk dengan jumlah uang Rp 100 juta, patok risiko maksimal Rp 5 juta saja. Jika terus mengalami kerugian dan sudah mencapai batas Rp 5 juta lebih baik berhenti dan lakukan evaluasi.

4) Patok jumlah saham maksimal untuk dikoleksi. Idealnya untuk investor ritel jumlahnya 5-10 saham. Jika modal masih di bawah Rp 1 miliar sebaiknya portofolio jangan lebih dari lima saham karena butuh scenario buat memantau saham-saham yang dimiliki.

Baca Juga:  Saham Jadi Buruan, Harga Emas Hari Ini Semakin Turun Dalam Ke US$ 1.480 - Investasi Kontan

5) Ketahui cara lower loss. Tentukan harga tertentu dimana saham mulai naik sebagai titik lower loss, jika harga sudah di titik tersebut baru lakukan lower loss, kalau belum tahan dulu.

(roy/roy)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close