Bisnis

Ini Penyebab BUMN Indonesia Kalah Dibanding Singapura dan Malaysia – Bisnis Liputan6.com


Bisnis” data-component-name=”desktop:read-page:core-article” data-kmklabs-article=”{” id penyebab bumn indonesia kalah dibanding singapura dan malaysia di kesulitan menerjemahkan dual function yaitu sebagai agen pembangunan plus fungsi komersial. nasional berhad holdings data-kmklabs-category=”{” data-kmklabs-channel=”{” data-kmklabs-gtm=”{” articleid gideon ekonomi ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia yadika istianur praditya satria yudha data-path=”/bisnis/read/4118160/ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia”>

- Advertisement -
bisnis/read/4118160/ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia” data-description=”Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)” data-image=”https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/VIBGhmyDU6s2SdTsGcdop5gQk1U=/640×360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2972284/original/035160900_1574218221-DJI_0146.JPG.jpeg” data-photo-gallery-page=”1″ data-photo-id=”?photo=2972284″ data-share-url=”https://www.liputan6.com/bisnis/read/4118160/ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia?photo=2972284″ data-title=”Gedung Kementerian BUMN” id=”gallery-image-2972284″>

Gedung Kementerian BUMN
Gedung Kementerian BUMN (dok: Humas KBUMN)
Liputan6.com, Jakarta –Dalam konteks organisasi, pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia berbeda dengan model pengelolaan BUMN di Malaysia dan Singapura.
Kedua negara ini mengelola BUMN di bawah Super Holding Company (SHC) yaitu Khazanah di Malaysia dan Temasek di Singapura. Sedangkan China, pengelolaan BUMN sektor non-finansial dikendalikan oleh SASAC.
“Badan ini hampir serupa dengan model KementerianBUMNdi Indonesia, di mana peran birokrasi masih cukup menonjol dalam pengelolaan dan pengawasan BUMN,” tutur Pengamat BUMN Toto PranotoLiputan6.com, Minggu (24/11/2019).
Toto menjelaskan, secara kinerja kemampuan Temasek dan SASAC sangat luar biasa. Tahun 2018, total aset mereka mencapai USD 342 miliar dan keuntungan sebelum pajak (EBT) sebesar menyentuh USD 10,4 miliar.

Baca Juga:  Hadir di Indonesia, Fintech Ini Bantu Perangi Penipuan Kartu Kredit - Kompas.com - KOMPAS.com

Lantas, mengapa BUMN Indonesia relatif kalah bersaing dengan mereka?
Toto bercerita, terdapat beberapa penyebab. Pertama, kesulitan menerjemahkan dual function BUMN sebagai agen pembangunan plus fungsi komersial.
“Keruwetan ini sering menimbulkan kegamangan bagiBUMNpersero yang harus mengorbankan kepentingan komersial untuk kepentingan tugas negara (PSO). Sebagai perbandingan, di Malaysia fungsi BUMN yang berat dengan urusan PSO dikelola oleh Kementrian Teknis, tidak bergabung di Khazanah,” ujarnya.
Penyebab kedua, lemahnya daya saing BUMN diduga adalah banyaknya tumpang tindih (overlapping) peraturan/UU.
“Selain tunduk pada UU BUMN, maka perusahaan negara juga harus tunduk pada UU Keuangan Negara padahal terdapat pasal yang bertentangan,” kata dia.

Baca Juga:  Dibantai Uni Emirat Arab, Simon Tetap Puji Timnas Indonesia - CNN Indonesia

Kelemahan Ketiga

bisnis/read/4118160/ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia” data-description=”Gedung Kementrian BUMN. (Liputan6.com/Angga Yuniar)” data-image=”https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/L_M6Vja6bvGlZndvzJqsMbepHJg=/640×360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1297956/original/010141000_1469457286-20160725-gedung-bumn-Ay-2.jpg” data-photo-gallery-page=”2″ data-photo-id=”?photo=1297956″ data-share-url=”https://www.liputan6.com/bisnis/read/4118160/ini-penyebab-bumn-indonesia-kalah-dibanding-singapura-dan-malaysia?photo=1297956″ data-title=”20160725-Gedung Kementrian BUMN-AY” id=”gallery-image-1297956″>

- Advertisement -
20160725-Gedung Kementrian BUMN-AY
Gedung Kementrian BUMN. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kelemahan ketiga adalah rendahnya kualitas tatakelola perusahaan (GCG) yang terbukti atas beberapa kasus korupsi belakangan ini. Kualitas integritas sebagian pemimpin BUMN dan pengawasan dari Dewan komisaris bahkan terlihat lemah.
“Di Temasek, manajemen bekerja secara otonom dan hanya penunjukan pimpinan puncak Temasek yang memerlukan persetujuan Presiden. CEO Khazanah bertanggungjawab langsung kepada Perdana Menteri sehingga intervensi pihak lain terutama dari kalangan politik dapat diminimalisir,” ulasnya.
Adapun di China sendiri kasus pelanggaran hukum oleh pejabat BUMN bisa dihukum maksimal sampai hukuman mati dan dijalankan dengan konsisten.

Baca Juga:  Tak Ajak Esemka di Pameran Hannover Messe, Apa Alasan Menteri Airlangga? - Kompas.com - KOMPAS.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir melakukan sapu bersih pejabat birokrasi BUMN. Gebrakan yang dilakukan dalam merobak alur birokrasi mendapat pujian dari publik.

Baca Selengkapnya>>>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close