Teknologi

Huawei Siapkan Map Kit, Peta Digital Penantang Google Maps – Jawa Pos


JawaPos.com –Aplikasi peta digital saat ini banyak tersedia untuk digunakan dalam berbagai situasi. Yang paling populer adalah Google Maps milik raksasa mesin pencari, Google.

Google Maps boleh dibilang bermain sendiri untuk urusan navigasi dan peta digital. Meski banyak hadir layanan serupa yang mirip-mirip, Google Maps tetap mendominasi dan menjadi layanan peta digital yang paling banyak digunakan.

Loading...

Dominasi Google untuk peta digitalnya tampak mengusik raksasa lainnya untuk turut pula menghadirkan layanan serupa. Yang terbaru, Huawei dikabarkan sedang mempersiapkan layanan peta digital pesaing Google Maps dan akan dirilis Oktober mendatang.

Baca Juga:  Apple Siapkan Headset AR 2022 - Indopos

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari ChinaDaily, Jumat (16/8), Apple memiliki aplikasi peta sendiri yang disebut sebagai Maps. Microsoft juga memiliki sendiri yang disebut Bing Maps. Namun, Google Maps tampaknya menjadi yang paling populer karena tersedia di lebih banyak perangkat daripada yang lain. Sekarang, giliran Huawei Technologies Co mengumumkan akan meluncurkan layanan pemetaan sendiri. Namanya Plan Kit.

Tidak mengherankan bahwa Huawei ingin membuat layanan pemetaan sendiri karena pengaruh pemerintah Amerika Serikat (AS) belakangan ini. Pabrikan Tiongkok itu tampak ingin mengurangi ketergantungannya pada perusahaan lain. Sebelumnya Huawei tidak dapat memuat layanan Google yang mencakup Google Maps pada ponsel cerdasnya setelah sempat akan ‘dicerai’ oleh Android.

Baca Juga:  Xiaomi Siapkan Smartphone 5G Rp3 Jutaan Untuk 2020 - ArenaLTE

Plan Kit tidak akan tersedia secara langsung untuk seluruh pengguna. Sebaliknya, peta digital ini dirancang untuk pengembang yang ingin membangun aplikasi dengan memanfaatkan kemampuan pemetaannya.

Layanan ini akan dikembangkan dalam kemitraan dengan Yandex Rusia dan situs net wisata AS, Reserving Holdings. Ini akan terhubung ke layanan pemetaan lokal, tersedia dalam 40 bahasa, dan akan memiliki jangkauan di 150 negara dan wilayah. Huawei akan memanfaatkan stasiun pangkalan telekomunikasi di beberapa negara guna melengkapi penentuan posisi satelit untuk layanan pemetaannya.

Baca Juga:  Xiaomi Siapkan Mi Band dengan Harga Lebih Murah - Tabloid PULSA

“Plan Kit akan menyediakan kondisi lalu lintas trusty-time, sistem navigasi yang sangat canggih yang dapat mengenali ketika mobil berganti jalur, dan juga memiliki dukungan untuk pemetaan berbasis Augmented Fact (AR),” kata Zhang Pigan, presiden layanan cloud di Huawei Particular person Industry Group.

Huawei menyebut Plan Kit adalah salah satu dari Layanan Huawei Cell Service (HMS) yang memang sudah direncanakan. Fitur lainnya juga termasuk Station Kit, Save Kit, Pressure Kit, Scan Kit, dan layanan lainnya.

Sumber

Tags
Loading...

Related Articles

Back to top button
Close