Beranda » Berita Terkini » Hong Kong Putuskan Cabut RUU Ekstradisi yang Kontroversial, tapi… – Kompas.com – Internasional Kompas.com

Hong Kong Putuskan Cabut RUU Ekstradisi yang Kontroversial, tapi… – Kompas.com – Internasional Kompas.com

by Masasih.id
0 views
Hong Kong Putuskan Cabut RUU Ekstradisi yang Kontroversial, tapi… – Kompas.com – Internasional Kompas.com

Warga menyaksikan siaran langsung pernyataan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang memutuskan akan mencabut RUU Ekstradisi yang kontroversial, Rabu (4/9/2019).AFP / ANTHONY WALLACEWarga menyaksikan siaran langsung pernyataan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang memutuskan akan mencabut RUU Ekstradisi yang kontroversial, Rabu (4/9/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com –Pemimpin Eksekutif Hong KongCarrie Lam, pada Rabu (4/9/2019), mengumumkan bakal resmi mencabutRancangan Undang-Undang Ekstradisi yang telah memicu gelombang demonstrasi selama 13 pekan terakhir.

Akan tetapi realisasi pencabutan RUU yang kontroversial itu baru bisa dilakukan pada bulan Oktober mendatang, menunggu dibukanya kembali parlemen Hong Kong.

Baca Juga:  Melihat Make Up Minimalis di Wajah Cantik Jennie BLACKPINK... - Kompas.com - Lifestyle Kompas.com

DiberitakanAFP, Lam mengumumkan rencana mencabut RUU Ekstradisiitu di hadapan sekelompok anggota parlemen pro-Beijing.

“Pemerintah akan secara resmi menarik RUU (Ekstradisi) untuk sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran publik,” kata Lam, dalam video pernyataan yang dirilis kantornya dan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi pemerintah.

Baca juga:Hong Kong Putuskan Cabut RUU Ekstradisi yang Picu Gelombang Demonstrasi

Penarikan RUU Ekstradisi itu merupakan salah satu dari lima tuntutan utama para pengunjuk rasa, yang turun ke jalan dan melancarkan protes, hingga membawa Hong Kong ke dalam krisis politik terburuk sejak penyerahannya dari Inggris pada tahun 1997.

Baca Juga:  Mahathir Sebut Indonesia Tak Tersentuh Soal Kabut Asap - CNN Indonesia

Sebelumnya, pemerintah Hong Kong telah menangguhkan pembahasan RUU Ekstradisi tersebut dari parlemen.

Namun langkah itu tak cukup menurunkan tensi ketegangan setelah gerakan pro-demokrasi berkembang menuntut reformasi demokrasi yang lebih luas di Hong Kong.

Lam juga mengumumkan rencana untuk menggelar dialog sehingga orang-orang dapat “berbagi pandangan dan menyuarakan keluhan mereka”.

Baca juga:Pemimpin Hong Kong Bakal Tarik UU Ekstradisi, Pendemo: Sudah Terlambat

Baca Juga:  Sejawat Kolonel Hendi di TNI, Sosok Inilah yang Laporkan Istri Mantan Dandim Kendari ke Polisi, Atas Nama P... - GridHot.ID

Dalam sebuah pesan yang mendamaikan, Lam mengimbau para pengunjuk rasa untuk meninggalkan kekerasan dan beralih ke jalan dialog dengan pemerintah.

“Mari kita ganti konflik dengan pembicaraan dan mari kita cari solusinya,” kata Lam.

Sumber

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More