Kesehatan

Hati-hati, Otak Anak Bisa Rusak Apabila Terlalu Sering Menonton TV dan Bermain Gadget – Tribun Jogja


TRIBUNJOGJA.COM – Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Pediatrics, menemukan bahwa ponsel, pill, dan bahkan televisi dapat menunda perkembangan otak pada bayi, balita, dan anak prasekolah. 

- Advertisement -

Para peneliti berharap para orangtua membawaanak-anakkembali ke taman bermain dan tidak sibuk bermain online, karena efek negatifnya padaanak-anak.

Para peneliti menganalisis pemindaian otakanak-anak, usia tiga hingga lima tahun, dan paparan mereka terhadap layar.

Baca Juga:  Protein Bisa Rusak Ginjal? Ini Kata Peneliti - ayobandung.com

Anak-anak yang terpapar TV dan gadget selama lebih dari satu jam sehari tanpa keterlibatan orangtua, terlihat memiliki tingkat perkembangan yang lebih rendah dalam home putih otak mereka.

- Advertisement -

Keseruan Anak-anak saat Berinteraksi dan Bermain Dakon Bersama di Museum Historic past of Java Bantul

Wilayah ini memainkan peran penting dalam keterampilan bahasa, literasi, dan kognitif.

“Ini adalah studi pertama yang mendokumentasikan hubungan antara penggunaan layar dan ukuran struktur dan keterampilan otak yang lebih rendah padaanak-anakusia prasekolah,” kata John Hutton, penulis utama penelitian dan seorang dokter anak dan peneliti klinis di Rumah Sakit Anak Cincinnati.

Baca Juga:  Pendemo Hong Kong Rusak 500 ATM di Seluruh Kota - Tempo.co

“Ini penting karena otak berkembang paling cepat dalam lima tahun pertama.”

Dia mencatat bahwa otak masih sangat plastis – perubahan yang tak dapat kembali ke bentuk semula, pada masa kanak-kanak.

Ini berarti setiap perubahan atau keterlambatan perkembangan mereka dapat menyebabkan masalah yang bisa bertahan seumur hidup.

Untuk penelitian tersebut, Hutton dan koleganya menganalisis 47 otakanak-anaksehat menggunakan MRI tipe khusus yang disebut diffusion tensor imaging.

Baca Juga:  Ratusan Warga Kota Serang Menderita HIV-AIDS - Pikiran Rakyat

Ikuti kami di



Baca Selengkapnya>>>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close