Bisnis

Gojek Bakal Hadirkan Konten Anime dan Jejepangan di Indonesia – Media Formasi


Kabar baik datang dari startup unicorn asal Indonesia, Gojek. Wintry Japan Fund yang didukung oleh pemerintah Jepang, akan menginvestasikan sekitar $ USD 50 juta (setara lebih dari 700 miliar rupiah) untuk startup yang sedang populer di Indonesia, Gojek.

Dilansir dari Nikkei Asian Overview, Rabu (16/10), investasi ini bertujuan untuk menambahkan konten Jepang ke dalam penawaran streaming video baru perusahaan multi layanan dan mempromosikan masakan Jepang.

Gojek sendiri merupakan salah satu platform on-line terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan berstatus unicorn itu mengklaim telah memiliki 155 juta kali unduhan untuk layanannya, mulai dari naik kendaraan dan pengiriman makanan hingga pembayaran cell.

Baca Juga:  Vivo Bakal Hadirkan Kejutan, Jelang Akhir S1 Pro Siap Hadir di Indonesia - Bangka Pos

Sebagian  dana dari Wintry Japan akan digunakan Gojek untuk memberi layanan streaming video dan musik bagi pengguna ponsel. Dana lainnya akan digunakan untuk memanfaatkan popularitas anime Jepang dan film horor di Indonesia. Ini akan membantu membawa program yang ada ke layanan Gojek dan bekerja dengan startup tersebut untuk menghasilkan konten terkait Jepang asli secara lokal.

Investasi dana ini juga akan membantu restoran Jepang di Indonesia mendirikan toko di lokasi Slide-Meals Pageant. Situs offline dan jaringan pujasera ini menampilkan daftar pedagang makanan terlaris layanan pengiriman makanan.

Baca Juga:  Bjb jadi BPD Pertama yang Bisa Buka Rekening Dana Nasabah - CNBC Indonesia

Investasi baru ini menandai yang terbesar di Asia Tenggara bagi Wintry Japan, yang bertujuan untuk mendorong permintaan luar negeri untuk produk dan layanan Jepang.

Investor Jepang Slide-Jek lainnya juga termasuk perusahaan dagang Mitsubishi Corp dan pembuat mobil Mitsubishi Motors, yang telah menyediakan modal untuk bisnis Gojek.

Wintry Japan Fund merupakan perusahaan modal ventura di bawah naungan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang. Investasi mereka fokus di empat bidang, yakni media & shriek, vogue & standard of living, meals & companies, dan inbound.

Kembali ke Atas

Sumber

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker