Kesehatan

Fenomena Gunung Es ODHA di Kota Tegal, Prima Perkirakan Angka Temuan Hanya 10,7% – Tribun Jateng


TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Hingga 30 September lalu, penderita HIV/AIDS secara komulatif di Kota Tegal tercatat sebanyak 314 orang.

- Advertisement -

Temuan angka itu diperkirakan seperti fenomena puncak gunung es.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal Sri Primawati Indraswari memperikirakan, angka temuan kasus itu hanya sekitar 10,7 persen dari complete orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di wilayahnya.

Penyebabnya, karena rendahnya tingkat kesadaran mereka yang berisiko untuk memeriksakan diri.

- Advertisement -

Oleh karena itu, agar orang yang berisiko mau memeriksakan diri, pihaknya terus menggelar sosialisasi dan penyuluhan.

Baca Juga:  Tak Ingin Kulit Panuan? Lakukan 8 Langkah yang Mudah Dilakukan Ini Untuk Mencegahnya - Grid.ID

“Masih banyak ODHA yang mungkin belum terdata karena kasus ini seperti fenomena puncak gunung es.”

“Yang muncul ke permukaan hanya puncaknya saja.”

“Sementara bagian di bawah puncak yang besar justru tidak tampak,” kata dia.

Di sisi lain, lanjut Prima, pemerintah pusat menarget 3 zero pada 2030.

Masing-masing zero temuan penderita terinveksi HIV baru, zero kematian karena AIDS dan zero diskriminasi terhadap ODHA.

Baca Juga:  Jaga Jantung Tetap Sehat, PR Aston Balikpapan Sering Lakukan Hal Ini dengan Rekan Kantornya - Tribun Kaltim

Untuk penularan virus HIV di Tegal, lanjut dia, didominasi karena perilaku heteroseksual yang mencapai 61 persen.

Sementara kalangan homoseksual sekitar 31 persen, lalu melalui narkoba suntik atauinjecting drug users(IDU) sebesar empat persen di mana angka yang sama untuk penularan melalui jalur perinatal.

“Dari 314 ODHA, 198 orang terinveksi HIV dan 116 telah masuk fase AIDS di mana 52 orang di antaranya telah meninggal dunia,” tandasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Baca Juga:  Erupsi Gunung Merapi 1872: Disebut Terdahsyat dalam Sejarah Modern - tirto.id
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad

Editor: galih pujo asmoro

Ikuti kami di



Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close