Beranda » Berita Terkini » Ekonomi Hong Kong alami resesi? Ini buktinya – Kontan

Ekonomi Hong Kong alami resesi? Ini buktinya – Kontan

by Aldy Putra
Ekonomi Hong Kong alami resesi? Ini buktinya – Kontan

ILUSTRASI. Kawasan binis di Hong Kong (22/8). Hong Kong tenggelam ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam satu dekade pada kuartal III 2019. REUTERS/Thomas Peter/File Photo

KONTAN.CO.ID – HONG KONG.Hong Kong tenggelam ke dalam resesi untuk pertama kalinya dalam satu dekade pada kuartal III 2019. Hal tersebut dikonfirmasi dari files pemerintah dengan semakin terbebaninya ekonomi Hong Kong oleh meningkatnya aksi protes anti-pemerintah dan perang perdagangan antara AS dengan China.

Dilansir dariReuters, ekonomi Hong Kong menyusut 3,2% sepanjang Juli-September 2019 dari kuartal sebelumnya. Laju produk domestik bruto (PDB) yang terkontraksi selama dua kuartal berturut-turut memenuhi definisi teknis soal resesi.

Baca Juga:  WhatsApp Bakal Membuat Fitur Penghapus Pesan Otomatis - RENCONGPOST.COM

Baca Juga:Makin nekat, aktivis educated-demokrasi serang Menteri Kehakiman Hong Kong

Dengan tidak berakhirnya protes, analis memperingatkan pusat keuangan dan perdagangan Asia ini berpotensi menghadapi kemerosotan yang lebih panjang dan lebih dalam dibanding saat krisis keuangan global pada 2008/2009 dan epidemi SARS pada 2003.

Secara tahunan, ekonomi Hong Kong di kuartal III 2019 juga terkontraksi 2,9%. Angka itu adalah yang terlemah sejak krisis global.

Baca Juga:  Samsung Galaxy Fold 2 Punya Fitur untuk Kalahkan Huawei Mate X - Okezone

“Permintaan domestik memburuk secara signifikan pada kuartal ketiga, karena insiden sosial lokal menimbulkan korban yang besar pada kegiatan yang berhubungan dengan konsumsi dan menekan prospek ekonomi yang membebani sentimen konsumsi dan investasi,” tulis pemerintah Hong Kong dalam sebuah pernyataan.

“Mengakhiri kekerasan dan memulihkan ketenangan adalah penting untuk pemulihan ekonomi. Pemerintah akan terus memantau situasi dengan seksama dan memperkenalkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung industri dan upaya perlindungan,” kata pemerintah.

Baca Juga:IPO di bursa Hong Kong, Alibaba bidik 2 miliar konsumen global

Baca Juga:  Sering Tampil Vulgar, Vanessa Angel Ngaku Cuma Mau Senang-senang - detikHot

Protes politik selama lebih dari lima bulan terakhir telah menjerumuskan Hong Kong ke dalam krisis terburuk sejak dikembalikan Inggris ke Tiongkok pada tahun 1997.

Banyak wisatawan membatalkan yang perjalanan ke Hong Kong, sementara peritel terhuyung-huyung karena penurunan tajam dalam penjualan. Di saat yang sama pasar saham juga ikut goyah dan menambah tekanan yang dirasakan dari perlambatan ekonomi China akibat sengketa perdagangan dengan AS yang berkepanjangan.

Sumber : Reuters
Editor: Tendi

Video Pilihan

Baca Selengkapnya>>>

Artikel Terkait

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More