Bisnis

Duh, Nasib Holding BUMN Infrastruktur Masih Gantung – CNBC Indonesia


Jakarta, CNBC Indonesia –Upaya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk retaining Infrastruktur masih jalan di tempat. Belum ada kepastian kapan retaining ini mulai terbentuk.

- Advertisement -

Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, irit bicara ketika ditanya batas waktu terbaru pembentukan retaining. Kendati demikian, sebagai calon lead Preserving Infrastruktur, Hutama Karya mengaku siap menjalaninya.

“Kami sudah persiapkan untuk retaining, semuanya sudah kami siapkan, sudah publish baik ke Menteri Keuangan maupun Menteri BUMN,” ujarnya dalam sebuah bincang santai di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (5/9/2019).

Baca Juga:  Keuntungan Indocement (INTP) Melesat, Laba Semen Baturaja (SMBR) Anjlok - Insight Kontan

Saat ini, dia bilang, prosesnya tinggal menunggu payung hukum. Regulasi yang dibutuhkan yakni penerbitan peraturan pemerintah (PP) yang kini di meja Sekretaris Negara (Setneg).

- Advertisement -

“Mengenai retaining, semua prosesnya sudah di setneg. Mungkin setelah itu ke Presiden. Itu sudah di Setneg semua. Jadi bukan porsi saya jawab,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan CNBC Indonesia, Kamis (8/8/19) lalu, Bintang juga sempat menyinggung persoalan ini. Menurutnya, terdapat dua sisi yang dikerjakan perihal pembentukan Preserving Infrastruktur.

“Kita bedakan ada dua sisi yang kita kerjakan, yang pertama sisi regulasinya. Regulasinya itu ada di pemerintah. Artinya sekarang untuk peraturan atau apapun itu semua disiapkan di Setneg. Nantinya peraturan itu akan ditandatangani oleh Bapak Presiden setelah dari Setneg itu obvious semua,” ujarnya kala itu.

Baca Juga:  Dibanderol Rp152 Juta, Pembeli Vespa GTS 300 Bukan Orang Sembarangan - VIVA - VIVA.co.id

Adapun sisi berikutnya yakni dari kesiapan Hutama Karya sendiri. Bintang bilang, Hutama Karya dan sejumlah anggota retaining sudah beberapa kali menggelar rapat persiapan.

“Kami sudah mempersiapkan, sudah beberapa kali rapat dengan yang akan jadi member retaining,” tegasnya.

Menteri BUMN Rini Soemarno sempat mengatakan saat ini semua proses retaining tengah dalam proses dan untuk infrastruktur sudah hampir selesai. Ucapan itu dilontarkan sejak beberapa bulan lalu.

Baca Juga:  Nasib Harga Emas Ada di Tangan Trump dan Xi Jinping - detikFinance

“Yang infrastruktur Insya Allah dalam waktu dekat sudah selesai,” kata Rini, Senin (10/06/2019).

Rencananya retaining BUMN Infrastruktur akan terdiri dari enam perusahaan dengan PT Hutama Karya (Persero) sebagai pemimpinnya, sedangkan para anggota retaining antara lain PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero), dan PT Indra Karya (Persero).(hoi/hoi)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close