Bisnis

Daihatsu Akui Kesulitan Recall Gran Max Turun Mesin – Detikcom


Jakarta– PT AstraDaihatsuMotor (ADM) melakukan penarikan kembali (resolve) terhadap dua model kendaraannya, yaitu Gran Max 1.5 dan Luxio. Pihak ADM menemukan connecting rod bermasalah yang menyebabkan mesin mobil mati.

- Advertisement -

Penarikan ini mengharuskan 36.915 unit model tersebut untuk melewati proses turun mesin. Namun untuk memenuhi semua layanan penggantian komponen Connecting Rod pada mesin 1.5L 352, Gran Max 1.5L dan Luxio produksi pada Maret 2018 April 2019 itu tidak mudah.

Baca Juga:  Harga Daihatsu Rocky-Toyota Raize di Bawah Rp 200 Juta? - Tempo

Hingga Kamis (7/11/2019), baru 40 unit yang telah memenuhi panggilan dari total 800 lebih konsumenDaihatsuGran Max dan Luxio yang telah diminta untuk mengunjungi diler. Untuk model Colossal Max dinyatakan sulit karena mobil digunakan untuk operasional bisnis.

- Advertisement -

“Datanya 800-an yang ditelepon yang sudah masuk bengkel 40-an. Biasanya mereka itu bisnis mereka cocokkan hari dengan bisnis mereka karena dipakai buat operation,” kata Marketing and marketing and marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga:  Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG 13 September 2019 - Bisnis.com

Proses itu pun mau tak mau harus dilakukan di bengkel sehingga tidak memungkinkan untuk mengunjungi langsung konsumen.

“Nggak bisa karena butuh turun mesin ganti itu. Inisiatif diDaihatsutelepon mau kapan ke sini,” ungkap Amel.

Meski proses penarikan ini terhitung lambat, Daihatsu tidak membatasi waktu penggantian komponen tersebut. “Plan sampai selesai. Kalau sedikit kerjanya nggak banyak, dua tahun 98 persen (seperti) itu Sirion,” tutur Amel.

Baca Juga:  Mencolok Banget! Yamaha Malic, Si Matik Mini Berpenggerak Gardan! - GridOto.com

Berbeda dengan Gran Max, Luxio dikatakan Amel lebih mudah penarikannya. Alasannya tentu karena prioritas penggunaan Luxio cenderung digunakan untuk kebutuhan harian.

“Uniknya ini pemilik mobil (Gran Max) ini dipakai bisnis kalau passenger lebih gampang bujuknya kalau bisnis tergantung, mau cari duit dulu,” pungkasnya.

Simak Video “Di Jepang, Kakek-Nenek Dilatih Agar Aman Berkendara
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close