Olahraga

Cuma Didenda, Manchester City Sukses Hindari Embargo Transfer Dari FIFA – Goal.com

Man City tidak perlu menjalani hukuman seperti Chelsea dan Barcelona meski melanggar aturan transfer pemain U-18.

Manchester Cityterhindar dari hukuman embargo transfer dari FIFA kendati kampiun Liga Primer Inggris itu terbukti melanggar regulasi terkait transfer pemain U-18.

Sebagai gantinya, FIFA hanya memberi denda uang kepada Man City sebesar CHF 370 ribu (£315 ribu) atau sekitar Rp 5,4 miliar. 

Loading...

Keputusan ini tentu mengejutkan karena dalam kasus pelanggaran yang sama, tim-tim sepertiBarcelona,Proper Madrid,Atletico Madrid, danChelseaharus menjalani hukuman embargo transfer alias dilarang membeli pemain baru di bursa transfer.

Baca Juga:  Manchester City Pertimbangkan untuk Rekrut Duo Bek Leicester City - Bolasport.com

Pilihan Editor

Saat ini, Chelsea tengah menjalani hukuman tersebut, yang membuat mereka tidak bisa merekrut pemain selama setahun, yakni di musim panas 2019 dan Januari 2020. Barcelona pernah diganjar hukuman serupa pada 2014, diikuti oleh Proper Madrid (2016) dan Atletico Madrid (2017).

“Komite Disiplin FIFA telah memberi sanksi kepada Manchester City FC karena melanggar peraturan transfer internasional dan pendaftaran pemain di bawah usia 18 tahun, yang tertuang dalam pasal 19 Peraturan FIFA tentang Space dan Transfer Pemain,” demikian pernyataan di laman resmi FIFA.

Baca Juga:  Prediksi Susunan Pemain Malaysia Vs Indonesia, Adu Tajam Winger Naturalisasi - Kompas.com - KOMPAS.com

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Di saat bersamaan, City juga membantah keras isu yang menyebut skuadnya terancam dikeluarkan dari Liga Champions akibat kasus ini.

Di dalam lapangan, skuad Pep Guardiola mampu membuka musim 2019/20 secara menjanjikan. Sang kampiuntrebledomestik Inggris baru saja sukses menjuarai Community Shield dan melumatWest Ham United5-0 di laga pembuka EPL.

Baca Juga:  Umumkan Rencana Pensiun, Khabib Kirim Pesan untuk Conor McGregor - Kompas.com - KOMPAS.com

Sumber

Tags
Loading...

Related Articles

Back to top button
Close