Berita Terkini

China Sebut AS Sebagai Sumber Ketidakstabilan Terbesar di Dunia – Kompas.com – KOMPAS.com

Ilustrasi perang dagang AS dan China.SHUTTERSTOCKIlustrasi perang dagang AS dan China.

NAGOYA, KOMPAS.com– Belum tuntas masalah perang dagang, kedua negara dengan ekonomi terbesar dunia ini kembali berselisih terkait masalah Hong Kong dan Taiwan.

Chinapun menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai merupakan sumber ketidakstabilan sekaligus politisi terbesar di dunia.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di sela pertemuan para menlu G20 di Nagoya, Jepang, akhir pekan lalu.

“Amerika Serikat terlibat secara luas dalam unilateralisme dan proteksionisme, serta merusak multilateralisme dan sistem perdagangan multilateral. Itu telah menjadi faktor destabilisasi terbesar di dunia,” ucap dia, seperti dikutip dariCNBCSenin (25/11/2019).

Baca juga:Perang Dagang, Faktor Trump Bikin China Pesimistis

Baca Juga:  PSI Sebut Ada Perbedaan antara Data Anggaran di Atas Kertas dengan Tampilan Proyektor - Kompas.com - Megapolitan Kompas.com

Wang menyebut bahwa Amerika Serikat yang merupakan negara tujuan politik, menggunakan mesin negara untuk menekan bisnisbisnis China yang legal. Bahkan tanpa dasar AS mengajukan tuntutan terhadap China, yang dinilai Wang sebagai tindakan intimidasi.

“Sejumlah politisi AS tertentu sudah mencoreng China, tetapi hingga kini tidak memberikan bukti apapun,” kata Wang.

Dia mengatakan, Amerika Serikat juga secara lancang telah mencampuri urusan dalam negeri China, mencoba merusak stabilitas serta kemakmuran Hong Kong dan “satu negara dua sistem.

Baca Juga:  China Open 2019 - Anthony Sinisuka Ginting Soroti Kondisi Angin - Bolasport.com

China sangat marah terhadap tindakan DPR AS yang mengeluarkan dua Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk mendukung para pengunjuk rasa di Hong Kong dan mengirim peringatan ke China tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca juga:Perang Dagang, AS-China Akhirnya Capai Kesepakatan

Presiden AS, Donald Trump diperkirakan akan menandatangani RUU tersebut menjadi undang-undang.

Padahal saat ini kedua negarar tengah melakukan perundingan perdagangan untuk menyelesaikan perang dagang yang telah berlangsung lebih dari setahun itu.

China menjalankan pemerintahan Hong Kong di bawah dengan model satu negara dua sistem. Hong Kong menikmati kebebasan yang tidak dinikmati di daratan China. Namun banyak orang di Hong Kong yang khawatir Beijing akan mengikis sistem kenegaraan ini.

Baca Juga:  Sugih! Ruben Onsu Punya Rp 27 M di ATM-nya - detikHot

Wang menyebut, perkembangan dan pertumbuhan China adalah tren sejarah yang tak terhindarkan yang tidak dapat dihentikan oleh kekuatan apa pun.

“Tidak ada jalan keluar untuk pertandingan zero-sum  dengan Amerika Serikat. Hanya kerja samawin-win  antara China dan Amerika Serikat yang merupakan jalan terbaik,” tegas Wang.

Baca juga:Kerugian Perang Dagang Tumbuh Menjadi Puluhan Miliar Dollar AS

Baca Selengkapnya>>>

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker