Bisnis

China Pangkas Produksi, Harga Timah Melesat Lagi – CNBC Indonesia

China Pangkas Produksi, Harga Timah Melesat LagiFoto: Dok. PT Timah

           <div>

               <strong>Jakarta, CNBC Indonesia</strong>- Harga timah di pasar berjangka (<em>futures</em>) London Steel Substitute (LME) kembali naik, karena keputusan produsen timah di China yang memangkas produksi dalam rangka mencegah kejatuhan harga lebih lanjut.

Pada Kamis (5/9/2019) pukul 6: 51 waktu London, harga timah di LME naik 2,6% di level US$ 17.640/metrik ton.

- Advertisement -
Baca Juga:  Fed Mau Pangkas Bunga, Harga Emas Dunia Ngamuk - CNBC Indonesia

Yunnan Tin, produsen timah terbesar China, mengatakan pada Kamis (5/6) bahwa pihaknya akan memangkas produksi. Perseroan menargetkan produksi timah pada tahun 2019 sekitar 10% lebih rendah dari yang direncanakan sebelumnya, seperti diberitakan reuters.

Timah merupakan bahan tambang yang digunakan untuk kaleng minuman, bahan elektronik, dan lain-lain. Penurunan permintaan timah akibat perlambatan ekonomi world membuat harganya sempat menyentuh level terendah dalam 3 tahun terakhir.

Baca Juga:  KTM Akuisisi Merek GasGas, Kuasai 60 Persen Saham, Siap Garap Motor Trail Listrik - Otomania.com

Naiknya harga timah tersebut berimbas kepada pergerakan harga saham emiten di sektor ini, salah satunya PT Timah (Persero) Tbk (TINS). Pada penutupan perdagangan Kamis sore ini, saham TINS meroket dengan kenaikan 150 poin atau 14% ke level Rp 1.230. Sepanjang tahun ini saham TINS sudah menguat 63%.

- Advertisement -

TIM RISET CNBC INDONESIA

Baca Juga:  Kocaknya Pengalaman Mahasiswa Padang Saat Pertama Kali Jajan Starbucks - Detikcom

(yam/tas)

           </div>






       </div><br><a href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20190905151424-17-97379/china-pangkas-produksi-harga-timah-melesat-lagi" class="crf_nowrap button purchase" rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank">Sumber</a>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close