Berita Terkini

China Panggil Dubes AS Minta RUU Pro-Demokrasi Hong Kong Dicabut – Detiknews


Beijing
PemerintahChinamemanggil Duta BesarAmerika Serikat(AS) di Beijing terkait rancangan undang-undang (RUU) yang mendukung gerakan pro-demokrasiHong Kong. China menuntut AS untuk mencabut RUU itu atau akan ‘menanggung seluruh konsekuensinya’ jika tidak melakukannya.

Seperti dilansirAFP, Selasa (26/11/2019), dua RUU yang mendukunggerakan pro-demokrasidi Hong Kong telah diloloskan oleh Senat AS pekan lalu dan kini tinggal menunggu tanda tangan Presiden ASDonald Trump.

Baca Juga:  China Open 2019, Praveen/Melati Langsung Tersingkir pada Babak Pertama - Kompas.com - KOMPAS.com

Salah satu RUU itu mendukung penegakan HAM dan demokrasi serta mengancam akan mencabut status ekonomi khusus yang diberikan AS kepada Hong Kong. RUU ini mewajibkan Departemen Luar Negeri AS meninjau rutin setiap tahun apakah status perdagangan khusus yang diberikan kepada Hong Kong, telah memenuhi syarat untuk disebut sebagai pusat keuangan dan perdagangan khusus.

Baca Juga:  China Merasa Di-PHP-in, Rupiah Bisa Tembus Rp 14.100/US$ - CNBC Indonesia

Satu RUU lainnya melarang penjualan gas air mata, peluru karet dan perlengkapan yang digunakan oleh pasukan keamanan Hong Kong dalam menindas para demonstran pro-demokrasi.

Wakil Menteri Luar Negeri China, Zheng Zeguang, memanggil Duta Besar AS untuk China, Terry Branstad, pada Senin (25/11) waktu setempat untuk menyampaikan ‘protes keras’ terhadap RUU tersebut.

Baca Juga:  Prabowo: Presiden Tegas Bilang ke Saya, Tak Boleh Ada Kebocoran Anggaran Pertahanan - Kompas.com - KOMPAS.com

“Legislasi itu secara berani mencampuri urusan internal China,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

“Memanjakan dan mendukung perilaku kriminal kasar oleh pasukan ‘anti-China yang mengacaukan Hong Kong’,” imbuh pernyataan itu.

Baca Selengkapnya>>>

Tags
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker