Bisnis

Bos Amazon Terancam Bayar Pajak Rp 91 Triliun, Kenapa? – Kompas.com – KOMPAS.com


JAKARTA, KOMPAS.com –Meskipun pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) masih satu tahun lagi yakni 3 November 2020, namun politikus Partai Demokrat Elizabeth Ann Warren sudah membuat ketar-ketir para pengusaha kaya raya di negaranya.

- Advertisement -

Mengutip CNBC, Jakarta, Minggu (3/11/2019), kampanye yang dilakukan Elizabeth Warren dengan mengusung tema “Medicare for All” ditujukan kepada para pengusaha kaya raya. Tarif pajakakan dinaikkan menjadi 6 persen dari yang sebelumnya hanya3 persen.

Baca Juga:  Indonesia Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 - CNN Indonesia

Hal ini sekaligus menyeret nama CEO Amazon, Jeff Bezosyang masuk dalam daftar pengusaha terkaya di Amerika Serikat. Jika Warren menang dalam Pemilihan Presiden AS, Bos Amazonitu berpotensi akan membayar 6,5 miliar dollar AS atau Rp 91 Triliun (kurs 14.000 per dollar AS) untuk pajak kekayaannya.

Baca juga:Laba Amazon Anjlok, Investor Mulai Gelisah

- Advertisement -

Jika Jeff Bezos menjual saham Amazon, seperti yang setiap tahun dilakukannya, maka ia akan dikenakan tarif pajak saham sebesar 37 persen, sebelumnya hanya 23,8 persen.

Baca Juga:  Dua Kali Ganti Oli Mesin, Sekali Ganti Filter Oli? Ini Dampaknya - GridOto.com

Selain menyasar Jeff Bezos, kampanye Warren juga menyentil pendapatan bos Microsoft, Invoice Gates. Warren tak hanya menetapkan pajak atascapital keepsebagai pendapatan biasa, tapi juga akan menetapkan pajak atascapital keepyang belum direalisasi.

Artinya, Invoice Gates yang nilai kekayaannya meningkat tahun ini sebesar 18 miliar dollar AS dari apresiasi saham Microsoft, akan membayar pajak lebih dari 12 miliar dollar AS tahun ini.

Baca Juga:  Liverpool Terancam Dicoret dari Carabao Cup - Bola.net

Baca juga:Pemerintah Cari Utang Lagi Pekan Depan, Ini Besarannya

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close