Bisnis

BI: Trump Jadi Penentu Arah Ekonomi Dunia – Kompas.com – KOMPAS.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com– Gejolak perekonomian dunia kian tak bisa diprediksi. Deputi Gubernur Senior Financial institution Indonesia Destry Damayanti mengatakan, Amerika Serikat menjadi barometer stabilitas perekonomian dunia, dengan Presiden mereka, Donald Trumpyang menjadi penentu arahnya.

- Advertisement -

“Ketidakpastian di pasar global sangat tinggi, dan yang menjadi barometer adalah Amerika Serikat, jadi AS arahnya mau ke mana. Di AS yang menentukan cuma satu, Trump. Jika Trump bunyi di twitter, marketnya langsung bergerak,” ujar Destry di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Baca Juga:  Holding BUMN Farmasi Segera Terbentuk - Bisnis.com

Pada Selasa (3/9/2019) lalu, Trump berkicau melalui akun Twitter-nya mengenai kondisi terkini negosiasi perdagangan antara AS dengan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Baru sepekan yang lalu pasar saham global bergerakbearishlantaran investor kehilangan harapan akan adanya perbaikan hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

- Advertisement -

Baca juga : Bursa Saham AS Menguat 29 Persen Selama Pemerintahan Trump

Sementara pada pekan ini, pasar saham Negara Paman Sam tersebut tiba-tiba kembali bullish. Pasalnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitter-nya beberapa hari yang lalu sempat memberikan harapan pada pelaku pasar, negosaisi perdagangan antara dua negara yang tengah berseteru tersebut berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Kawasaki Ninja Bermesin 250 Cc dengan 4 Silinder Dikabarkan Akan Diluncurkan di Tokyo Motor Show 2019 - Semua Halaman - GridOto.com

“Baru minggu lalu, orang-orang meyakini perang dagang antara Amerika Serikat dan China tidak akan menemui kesepakatan. Tapi beberapa hari kemudian Trump ngetweet ada harapan, indeks saham Dow Jones langsung melejit tinggi,” jelas Destry.

Akibat besarnya pengaruh tweet Trump terhadap pergerakan pasar tersebut, beberapa pihak pun meyakini Trump secara sengaja berkicau melalui akun Twitter-nya untuk membolak-balikkan ekonomi dunia.

Baca Juga:  Jika Trump Dicopot dari Presiden, AS Bakal Perang Saudara? - CNBC Indonesia

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan kebutuhan ekonomi AS. Itulah sebabnya gejolak ekonomi dunia akibat perang dagang tidak pernah benar-benar hilang. 

“Ketika dia butuh dolar dia bikin isu negatif buat AS. Dollar melemah dia beli dolar. Tapi ketika dia banyak dolar dan butuh duit, ya dia bikin isu positif soal AS. Akhirnya pasar beli, harga dolar naik. Untung mereka. Itu yang dipikirkan para ekonom,” ujar dia.

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close