Kesehatan

Benarkah Konsumsi Lemak Selalu Membuat Gemuk? Cari Tahu Bersama, yuk! – Bobo


Bobo.id –Banyak orang yang menghindarilemakpada beberapa jenis makanan, karena menganggaplemakburuk bagi tubuh.

- Advertisement -

Selain itu, konsumsilemakjuga dihindari karena dianggap bisa mengakibatkankegemukan, nih, teman-teman.

Padahal,lemakternyata juga dibutuhkan oleh tubuh dan fungsi tubuh tertentu, lo, seperti menyimpan cadangan energi di tubuh.

Namun, benarkah mengonsumsilemakselalu membuat gemuk?

- Advertisement -

Baca Juga:Apa Sebabnya Kita Kadang Bersendawa Setelah Makan? #AkuBacaAkuTahu

Kegemukan Bukan Hanya Disebabkan Konsumsi Lemak

Banyak yang mengatakan bahwa konsumsi lemak akan membuat tubuh menjadi gemuk.

Ternyata pendapat ini tidak sepenuhnya benar, lo, teman-teman.

Seorang ahli gizi bernama Kristin Kirkpatrick mengatakan kalau risiko kegemukan bukan hanya berasal dari lemak saja.

Baca Juga:Aman untuk Penderita Diabetes, Tanaman ini Bisa Jadi Pengganti Gula

Baca Juga:  Kulit Wajah Mengelupas Bikin Kesal? Atasi Dengan Cara Ini - Kompas.com - Lifestyle Kompas.com

Kegemukan bisa terjadi kalau kita terlalu banyak mengonsumsi makronutrien, yaitu zat gizi atau nutrien yang dapat memberikan energi yang diperlukan oleh tuuh dalam jumlah besar.

Nah, yang termasuk dalam makronutrien adalah lemak, protein, atau karbohidrat dan bisa menyebabkan kegemukan jika dikonsumsi berlebihan.

Kenapa Lemak Dianggap Bisa Menyebabkan Kegemukan?

Lalu kenapa konsumsi lemak dianggap bisa menyebabkan tubuh kita mengalami kegemukan, ya?

Ternyata hal ini disebabkan karena lemak memiliki kalori yang cukup tinggi, teman-teman.

Baca Juga:Sudah Dimanfaatkan Sejak Ribuan Tahun Lalu, Cari Tahu Manfaat Lidah Buaya Bagi Tubuh, yuk!

Satu gram lemak sama dengan sembilan kalori. Jumla ini lebih tinggi dibandingkan satu gram protein dan satu gram karbohidrat yang sama dengan empat kalori.

Hal lain yang membuat lemak dianggap bisa menyebabkan kegemukan karena lemak identik dengan makanan yang bisa menyebabkan kegemukan, seperti daging.

Baca Juga:  Benarkah Suhu Panas Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan? - WinNetNews

Namun, sebenarnya proses pembuatan atau pengolahan makanan juga bisa memengaruhi apakah makanan membuat gemuk atau tidak, lo.

Misalnya saja, kita mengonsumsi makanan mengandung lemak yang sudah diproses menjadi makanan olahan sepertinuggetdan dikonsumsi secara berlebihan.

Konsumsi Lemak Bisa Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Meskipun lemak banyak dihindari karena dianggap dapat menyebabkan tubuh menjadi gemuk, ternyata lemak justru bisa meningkatkan metabolisme tubuh, lo.

Dibandingkan dengan karbohidrat atau gula sederhana lainnya, lemak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diproses dalam sistem pencernaan.

Nah, karena butuh waktu lebih lama untuk dicerna, tubuh akan membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan proses pencernaan.

Energi ini dihasilkan dari pembakaran kalori yang lebih banyak sehingga pembakaran kalori dalam tubuh kita berlangsung dengan lebih baik.

Baca Juga:  Konsumsi BBM Mobil Hybrid Terungkap dalam Perjalanan Luar Kota - Kompas.com - Otomotif Kompas.com

Baca Juga:Penting bagi Tubuh, Bagaimana Proses Penyerapan Protein dalam Tubuh? #AkuBacaAkuTahu

Tahukah teman-teman? Konsumsi lemak juga bisa membuat terhindari dari konsumsi makanan berlebihan, nih, teman-teman.

Hal ini disebabkan karena daging yang butuh waktu lama untuk dicerna oleh tubuh membuat kita kenyang lebih lama.

Karena kenyang lebih lama, maka kita akan terhindar dari rasa lapar dan konsumsi makanan atau cemilan berlebih.

Namun, kita juga harus memperhatikan jenis lemak yang dikonsumsi, yaitu lemak sehat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitu, ikan, maupun alpukat.

#GridNetworkJuara

Lihat video ini juga, yuk!


Video Pilihan

PROMOTED CONTENT

Sumber

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close