Bisnis

Bekraf Sebut e-Commerce dan Ride-Hailing Masuk Titik Jenuh – CNN Indonesia

Bekraf Sebut e-Commerce dan Ride-Hailing Masuk Titik JenuhIlustrasi. (Foto: Istockphoto/Diego_cervo)

               Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (<span><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/bekraf"><span>Bekraf</span></a></strong></span>) menyebutkan sektor<em>e-commerce</em>dan<em>creep-hailing</em>telah menjadi sektor<span><em><strong><a href="https://www.cnnindonesia.com/tag/startup"><span>startup</span></a></strong></em></span>&nbsp;yang sudah jenuh. Alasannya sudah banyak pemain besar di kedua sektor tersebut.

Sebut saja nama besar Tokopedia, Bukalapak di sektore-commerce, Gojek dan Clutch di sektorcreep-hailing. Keempat nama tersebut telah menjadi pemain utama di sektor masing-masing.

- Advertisement -

“Menurut saya e-commerce sudah jenuh. Sudah habis karena sudah banyak biasanya di Amerika Serikat itu hanya ada Amazon dan e-Bay,” kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari di kantorcoworkingDreamHub, di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Baca Juga:  Per 12 September Kemasan Rokok di Thailand Tanpa Merek dan Logo - Kompas.com - KOMPAS.com

Hari mengatakan sudah cukupe-commerceyang berjenise-commercehorizontal. Tokopedia & Bukalapak merupakan jenise-commercehorizontal yang menjual berbagai jenis barang tanpa ada spesialisasi.

Ia mengatakan masih ada peluang die-commercedengan jenis vertikal. Jenis e-commerce ini menjual barang dengan spesialisasi tertentu, misalnya fesyen atau obat-obatan.

- Advertisement -

Contoh e-commerce vertikal di bidang fesyen adalah Zalora dan Berrybenka. Sementara di bidang elektronik ada Kukuruyuk, Erafone, dan Bhinneka.

Baca Juga:  UEA Sebut Laga Melawan Timnas Indonesia Sangat Krusial - Bolalob

“Sekarange-commerce. sudah kebanyakane-commerceyang horizontal. Tapi kalau yang jualan fesyen,  alat berat,  obat, itu kita masih bisa,” kata Hari.

Lebih lanjut, Hari mengatakan ada beberapa sektor yang dianggap masih subur untuk digarapstartup. Contohnya di bidang pangan dan pertanian, perikanan, hingga edukasi.

Hari mengatakan tumbangnya banyakstartupmerupakan hal yang biasa. Ia mencontohkan hanya sekitar 10 persenstartupyang berhasil dari totalstartupyang dibimbing pemerintah.

Baca Juga:  Ini cara Alipay masuk bisnis pembayaran di Indonesia - Investasi Kontan

“Selama empat tahun di Bekraf mungkin ada 1000startupyang dibina, tapi yang jadi 150. Jadi kalau mau dapat 1000 startup itu ya harus dampingi 10 ribu,” katanya.(jnp/evn)

              </div>


          </div><br><a href="https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20191016213141-185-440160/bekraf-sebut-e-commerce-dan-ride-hailing-masuk-titik-jenuh" class="crf_nowrap button purchase" rel="nofollow noopener noreferrer" target="_blank">Sumber</a>

Looks like you have blocked notifications!
- Advertisement -
Tags
- Advertisement -
Back to top button
Close